Spurs Tumbang di Kandang, Teriakan “Pochettino” Menggema

Pemain Newcastle Thiaw melepaskan kebahagiaan usai mencetak gol. Foto: via ESPN

edisiana.com – Tottenham Hotspur kembali menelan pil pahit. Bermain di kandang sendiri, Spurs keok 1-2 dari Newcastle United pada laga Selasa malam.

Petaka datang di penghujung babak pertama. Bek Newcastle, Thiaw, memanfaatkan bola liar di kotak penalti dan melepas tembakan keras yang tak mampu dibendung kiper tuan rumah. Gol itu membuat Spurs tertinggal saat turun minum.

Awal babak kedua justru diwarnai suara tak biasa dari tribun selatan. Baru empat menit laga berjalan, nama Mauricio Pochettino diteriakkan para penggemar Tottenham.

BACA JUGA:  Sheffield Berada di Zona Tidak Aman, Wilder Akan Temui Pemilik Klub

Tekanan kepada Thomas Frank kian terasa.
Spurs mencoba merespons. Tel melepaskan tembakan jarak jauh, namun belum mengarah ke sasaran. Peluang emas datang lewat pergerakan apik Gray yang kembali memberi ruang kepada Tel.

Sayang, sepakan pemain pengganti itu melambung di atas mistar. Menit ke-54, Pape Sarr memaksa Nick Pope melakukan penyelamatan pertamanya. Sepuluh menit berselang, Tottenham akhirnya menyamakan kedudukan.

Tendangan sudut Simons disundul Sarr ke depan gawang dan Gray menyelesaikannya dengan sundulan akurat. Skor 1-1.

BACA JUGA:  Gini Caranya Frank Kalahkan City

Namun, kegembiraan publik tuan rumah tak bertahan lama. Umpan buruk Conor Gallagher memutus serangan balik Spurs.

Anthony Gordon merebut bola, menggiringnya ke kotak penalti, lalu mengirim umpan matang kepada Ramsey yang menuntaskannya menjadi gol kedua Newcastle.

Frank mencoba mengubah keadaan dengan memasukkan Randal Kolo Muani. Kesempatan terakhir datang lewat Van de Ven, tetapi tembakannya justru melambung di atas gawang.

Hingga peluit akhir berbunyi, skor tak berubah. Tottenham kembali kalah. Dan seperti déjà vu, menukil ESPN, teriakan meminta Frank dipecat kembali menggema sebelum laga benar-benar usai.(maq)