edisiana.com – Borussia Dortmund harus puas berbagi poin dengan Werder Bremen setelah ditahan imbang 2-2 dalam lanjutan Bundesliga di Signal Iduna Park.
Keunggulan dua gol yang dibangun Die Borussen tak cukup untuk mengamankan kemenangan setelah tim tamu bangkit dan mencetak gol penyeimbang pada menit-menit akhir.
Tampil di hadapan pendukung sendiri, Dortmund langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit awal dibunyikan. Dominasi permainan mampu mereka tunjukkan sepanjang babak pertama. Sejumlah peluang berhasil diciptakan, tetapi buruknya penyelesaian akhir membuat tuan rumah gagal memecah kebuntuan.
Hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama, papan skor masih menunjukkan angka 0-0.
Memasuki babak kedua, Dortmund terus berupaya mencari celah di pertahanan Bremen. Namun, gol yang dinanti baru datang pada menit ke-80. Daniel Svensson sukses membawa tuan rumah unggul setelah memaksimalkan serangan balik cepat.
Berawal dari pergerakan Fábio Silva, bola kemudian dikirimkan melalui umpan terobosan ke dalam kotak penalti. Svensson yang berada di posisi tepat langsung mengarahkan bola ke bagian atas gawang. Gol tersebut membuat publik Signal Iduna Park bergemuruh.
Keunggulan Dortmund bertambah delapan menit berselang. Nico Schlotterbeck mencatatkan namanya di papan skor lewat sundulan dari jarak dekat. Bola mengarah ke sudut kanan atas gawang dan membawa Dortmund unggul 2-0.
Namun, kemenangan yang sudah di depan mata mendadak berada dalam ancaman. Werder Bremen tak menyerah begitu saja. Ludovit Reijs memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1 sekaligus membangkitkan asa tim tamu untuk mencuri poin.
Drama belum berakhir. Bremen terus menekan hingga akhirnya Niclas Füllkrug mencetak gol penyeimbang melalui sundulan dari tengah kotak penalti. Bola meluncur ke bagian atas gawang dan memupus harapan Dortmund untuk mengamankan tiga poin di kandang sendiri.
Hasil imbang 2-2 menjadi pukulan bagi Dortmund yang sempat berada di atas angin. Sebaliknya, Bremen layak membawa pulang satu poin setelah menunjukkan daya juang hingga menit-menit akhir pertandingan.(maq)










