Prancis Kalah, Mbappe Ingin Langsung Berlibur

Mbappe saat menabrak pemain Austria. Foto: via Daylimail

edisiana.com –  Kylian Mbappé mengakui perjalanannya di Euro 2024 gagal. Sebab Prancis tersingkir di semifinal dari  Spanyol di Allianz Arena pada hari ini

Mbappé hanya memberikan umpan kepada Randal Kolo Muani untuk memberi Prancis keunggulan awal di Munich. Tapi Spanyol merespons melalui gol dari  Lamine Yamal dan Dani Olmo untuk menyiapkan final melawan Inggris atau  Belanda di Berlin pada hari Minggu pekan ini.

Pemain Real Madrid itu mengakhiri Euro dengan hanya satu gol. Itu pun melalui penalti melawan Polandia di fase grup, dalam lima penampilan.

“Kompetisi sulit. Itu sebuah kegagalan. Kami punya ambisi untuk menjadi juara Eropa; saya punya ambisi untuk menjadi juara Eropa. Kami tidak seperti itu, jadi ini sebuah kegagalan,”jawab Mbappé dinukil dari ESPN pada hari ini.

BACA JUGA:  Messi akan Menjadi Pemain Tertua di Olimpiade Paris

“Ini sepak bola. Kami harus terus maju. Ini merupakan tahun yang panjang. Saya akan pergi berlibur dan beristirahat — itu akan memberikan banyak manfaat bagi saya, dan saya akan berusaha untuk kembali dengan kuat,” terangnya menambahkan.

Turnamen ini, Mbappé dimulai dengan cara yang paling buruk. Hidungnya patah pada pertandingan pembukaan Prancis melawan Austria.

Hal itu memaksanya untuk melewatkan pertandingan melawan Belanda, namun ia kembali mengenakan masker saat melawan Polandia, Belgia dan Portugal. Meski merasa tidak nyaman dengan pemakaian wajah tersebut, ia membuangnya saat melawan Spanyol.

“Mengenakan masker tidak mudah baginya, itu membatasi penglihatannya dan menimbulkan ketidaknyamanan,” jelas pelatih Prancis Didier Deschamps.

BACA JUGA:  Liverpool Bakal Kehilangan Salah

“Ada konsultasi medis dengan staf dan Kylian merasa lebih nyaman tanpa masker,” imbuhnya.

Tanpa Mbappé, Prancis kesulitan untuk tampil cemerlang di Euro 2024. Gol pembuka Kolo Muani melawan Spanyol adalah gol pertama yang dicetak oleh pemain Prancis dari permainan terbuka di turnamen tersebut setelah dua gol bunuh diri dan satu penalti.

Selain Mbappé, Antoine Griezmann juga mendapat kritik, dengan penyerang Atlético Madrid itu dikeluarkan dari starting lineup melawan Spanyol.

“Saya tidak akan melepaskan tanggung jawab, saya yang memegang kendali dan saya bertanggung jawab,” kata Deschamps  tentang penampilan Mbappé dan Griezmann.

“Kami menghadapi tim Spanyol dengan kualitas seperti itu. Meskipun Antoine tidak menjadi starter, Kylian melakukannya dan kami berusaha melakukan yang terbaik dengan apa yang kami miliki. Dan kami berusaha seefisien mungkin,” tutur dia.

BACA JUGA:  Guardiola Incar Antoine Semenyo

Menurut  dia, dalam pertandingan dinihari tadi Spanyol  menguasai permainan dengan sangat baik. “Kami tidak berhasil bermain vertikal seperti yang saya harapkan,” ujarnya.(maq)