Ini Alasan Bek Spanyol Dicemooh Sepanjang Semifinal Euro

9
Ini menyebabkan Cucurella diejek oleh ribuan fans Jerman. Foto: via Daylimail

edisiana.com – Marc Cucurella jadi bahan cemoohan selama pertandingan semifinal Euro 2024 Spanyol melawan Prancis pada Rabu dinihari, 10 Juli.

Bek kiri Chelsea ini telah menjadi starter di semua laga, kecuali satu pertandingan Spanyol di Euro 2024 dan menjadi salah satu pemain kejutan La Roja selama turnamen tersebut.

Cucurella mempertahankan tempatnya di sisi kiri pertahanan Spanyol untuk semifinal melawan Prancis. Tapi secara mengejutkan dicemooh oleh para penggemar di Allianz Arena setiap kali dia menyentuh bola.

Suporter Prancis awalnya disalahkan atas reaksi negatif terhadap Cucurella, namun justru suporter netral Jerman yang melampiaskan amarahnya. Pasalnya bek Chelsea itu tidak dihukum karena handball saat Jerman dikalahkan Spanyol di perempat final Jumat lalu.

BACA JUGA:  Pujian Klopp untuk Bos Tottenham Hotspur

“Kami pikir kami sudah mengetahui mengapa Marc Cucurella dicemooh,” kata komentator BBC Steve Wilson pada hari ini.

Alasannya karena pers Jerman telah melakukan banyak hal, dalam pertandingan melawan Jerman. Mereka, ia menambahkan, melepaskan tembakan yang mengenai tangan Cucurella di dalam kotak penalti.

“Mereka merasa tangan itu menjauh dari tubuhnya, dan itu muncul di halaman depan surat kabar Jerman beberapa hari yang lalu. Saya pikir dia dicemooh oleh fans Prancis. Bukan, melainkan fans Jerman yang merasa mereka seharusnya berada di semifinal ini,” terangnya lagi.

BACA JUGA:  Kini Giliran Gallagher Cedera

UEFA kemudian menyatakan bahwa keputusan wasit Premier League Anthony Taylor sudah tepat karena tangan Cucurella tidak dalam posisi yang tidak wajar saat terkena bola

Namun, pendukung Jerman tetap marah dengan keputusan tersebut dan lebih dari 30.000 penggemar telah menandatangani petisi online. Mereka menuntut UEFA untuk memutar ulang pertandingan perempat final melawan Spanyol.

BACA JUGA:  Brighton Mencatat Sejarah 122 Tahun

Melatih kepala Jerman, Julian Nagelsmann, mengatakan semua ada aturannya dan tidak ada keputusan yang salah.

“Mereka menerapkan peraturan dan itu bukan penalti. Saya tidak merasa tertipu. Bagi saya, pertanyaannya adalah bagaimana menjadikannya lebih praktis, lebih logis, dalam kaitannya dengan bagaimana aturan handball ini dinilai,” tutur mantan pelatih Bayern Munich seperti dilansir Daylimail pada hari ini.(maq)

BAGIKAN