Kapal Selam Libas Espanyol Sampai 4-1

Pemain Villarreal memberikan semngat kepada pendukungnya. Foto: via MD

edisiana.com – Kesulitan Espanyol tak kunjung berakhir. Bertandang ke markas Villarreal, tim asal Catalunya itu dipermalukan dengan skor telak 4-1, hasil yang semakin menegaskan periode gelap mereka di kompetisi.

Kapal Selam Kuning tampil dominan dan menghancurkan lawannya tanpa ampun.
Villarreal membuka keunggulan sepuluh menit sebelum jeda lewat momen spektakuler Georges Mikautadze.

Penyerang asal Georgia itu menyambut sundulan Tajon Buchanan dengan tendangan salto akrobatik yang menggetarkan gawang Espanyol.

Pukulan bagi tim tamu berlanjut enam menit kemudian. Tekanan Villarreal berbuah gol bunuh diri José Salinas, yang tanpa sengaja menggandakan keunggulan tuan rumah jelang turun minum.

BACA JUGA:  Ancelotti Pindah dari Madrid? Ini Jawabannya

Espanyol berharap bangkit di babak kedua, tetapi Villarreal justru semakin menggila. Lima menit selepas restart, Nicolas Pépé mencetak gol ketiga melalui tembakan rendah dari luar kotak penalti, diawali dengan rangkaian gerakan kaki yang mematikan.

Belum sempat Espanyol mengatur ulang barisan, Alberto Moleiro kembali menghantam.

Ia menyelesaikan serangan balik cepat hanya lima menit berselang untuk mengubah skor menjadi 4-0 dan memastikan malam kelam bagi tim tamu.

BACA JUGA:  Madrid Hilang Sentuhan, Cole Yakin Arsenal Masuk Semifinal Champions

Espanyol baru mampu memberi respons dua menit sebelum laga usai. Leandro Cabrera mencetak gol hiburan lewat sundulan setelah memanfaatkan sepak pojok Cyril Ngonge.

Kekalahan ini memperpanjang puasa kemenangan Espanyol. Mereka belum menang sejak sebelum Natal dan kini telah menjalani enam laga liga tanpa kemenangan.

Menukil ESPN, lebih buruk lagi, hasil Senin malam tersebut menjadi pertama kalinya musim ini Espanyol kebobolan empat gol dalam satu pertandingan.

BACA JUGA:  Sekupang Juara Umum Porkot Batam VI, Amsakar Tekankan Pembinaan Atlet Berkelanjutan

Meski demikian, mereka masih bertahan di posisi keenam klasemen, namun bayang-bayang krisis kini semakin nyata.(maq)