Tite: Saya akan Terus Menari karena Itu Budaya Brasil

240
Manajer Brasil Tite merayakan gol Neymar sambil bergoyang Samba. Foto: BBC

Bola, edisiana.comPara pemain dan pelatih Brasil menari bersama usai mencetak gol menuaikan kritikan. Karena dinilai tidak sopan terhadap Korea Selatan. 

Satu di antaranya yang mengkritik adalah mantan pemain Manchester United Roy Keane. Dia menyebut tarian itu “tidak sopan” saat Brasil dengan nyaman membukukan tempat mereka di perempat final Piala Dunia. Saat melawan Korsel pada Jumat pekan kemarin. 

Sementara itu Tite mengatakan para pemainnya akan terus menari saat melakukan selebrasi. 

BACA JUGA:  Martial Main Melawan Betis, Antony Absen

“Saya tidak akan berkomentar kepada mereka yang tidak mengetahui sejarah Brasil dan budaya Brasil. Saya mengesampingkan kebisingan itu,” kata Tite seperti dikutip dari ESPN Kamis kemarin. 

“Saya menghormati budaya, cara saya dan cara tim nasional ini. Banyak anak lain akan menari karena budaya Brasil ketika mencetak gol seperti itu,” tambahnya menjelaskan. 

BACA JUGA:  Mobil Rusak Parah, Mantan Pemain City Selamat

“Bukannya tidak sopan, itulah [kami] dan bagaimana kami melakukan sesuatu… sebagai budaya dan itu akan membantu pendidikan anak-anak di sekolah. Kami akan terus melakukan sesuatu dengan cara kami,” sambungnya. 

Kamera menangkap Tite bergabung dalam perayaan timnya selama kemenangan atas Korea Selatan.  Pelatih berusia 61 tahun itu mengikuti tarian merpati Richarlison di pinggir lapangan.

Klip itu menjadi viral di Brasil tetapi Tite bersikeras dia punya alasan bagus untuk berdansa dengan para pemainnya.

BACA JUGA:  Liverpool Siapkan Rp5 T untuk Beli Gelandang Bersinar di Piala Dunia

“Saya pikir itu adalah koneksi yang saya miliki dengan generasi yang lebih muda,” imbuh Tite. 

“Saya berusia 61 tahun dan saya bekerja dengan pemain yang berusia 21, 22 tahun. Mereka bisa menjadi cucu saya. Jika saya harus menari untuk terhubung dengan mereka, saya akan terus menari,” ucapnya.(maq)

BAGIKAN