Bola  

Messi: Iniesta, Pemain Paling Ajaib

Messi dan Iniesta semasa di Barcelona. Foto: Daylimail

edisiana.com – “Dia, salah satu rekan setim yang paling ajaib dan paling saya nikmati saat bermain. Sepak bola akan merindukanmu dan begitu juga kami.”

Ucapan Lionel Messi menanggapi rekannya, Andreas Iniesta yang sudah menyatakan pensiun dari sepakbola bola profesional pada Selasa kemarin.

Messi, pemenang hadiah terbesar sepak bola lainnya, menulis catatan untuk rekan setimnya di Instagram.

Sebagai seorang pemain, Iniesta melampaui rivalitas di Spanyol. Ia menerima tepuk tangan meriah di sebagian besar lapangan di negara.

Dan hal itu tetap terjadi saat ia pensiun, dengan Real Madrid dan Espanyol keduanya diwakili di acara tersebut melalui Emilio Butragueño dan Joan Capdevila.

BACA JUGA:  City Menang, Spurs dan Arsenal KO, Liverpool Selamat

Iniesta tampak emosional di acara tersebut, yang dihadiri sekitar 500 orang termasuk anggota keluarga, mantan rekan setim, dan delegasi dari Barça.

Presiden Joan Laporta, pelatih Hansi Flick, dan pemain tim utama Ansu Fati, Gavi, Ronald Araújo, dan Dani Olmo hadiri dalam perpisahan itu.

“Saya tidak pernah menyangka hari ini akan tiba.Saya tidak pernah membayangkannya. Semua air mata yang saya keluarkan selama beberapa hari terakhir bukanlah air mata kesedihan, melainkan air mata emosi dan kebanggaan,” kata Iniesta.

BACA JUGA:  Dortmund Ingin Pinjam Sancho, Tapi Gajinya yang Bayar MU

Iniesta bergabung dengan akademi Barça pada usia 12 tahun pada tahun 1996. Dia awalnya tinggal di La Masia, Iniesta kemudian membuat 54 penampilan untuk tim B klub sebelum masuk ke tim senior pada tahun 2002.

Dia yang menyatakan pensiunnya lewat sebuah video di media sosial pada hari Senin di mana ia berbicara tentang arti sepak bola baginya.

Dan juga memberikan penghormatan kepada sejumlah nama terkemuka termasuk Pep Guardiola, Louis van Gaal dan Luis Enrique.

Selama era klub yang penuh gejolak, bermain bersama pemain-pemain seperti Carles Puyol, Xavi Hernandez, dan Messi, Iniesta membantu membentuk tulang punggung tim yang memenangi banyak gelar Liga Champions dan LaLiga.

BACA JUGA:  Noni Madueke Pindah ke ArsenL, Chelsea Bidik "Mbappe" dari Lyon

Periode 2008-2012 di bawah Guardiola sering disebut sebagai periode terbaik dalam sejarah klub.(maq)