Bola, edisiana.com – Barcelona berusaha mencari cara agar Frenkie De Jong mau pindah dari Camp Nou. Klub Spanyol itu memberi surat peringatan bahwa kontrak De Jong tahun 2020 ada penyimpangan.
Sumber ESPN mengatakan kontrak itu sah dan mengklaim surat yang dikirim Barca dimaksudkan untuk menekan gelandang Belanda itu untuk menerima kepindahan dari Camp Nou atau menerima pengurangan upah.
Pada saat surat itu dikirim, Barca telah mencapai kesepakatan awal dengan Manchester United untuk transfer De Jong. Kesepakatan dengan nilai total € 85 juta yang akan diginakan untuk mendaftarkan pemain baru tanpa melanggar batas upah LaLiga.
Adapun kemungkinan De Jong melanjutkan di Camp Nou dengan pemotongan gaji, sumber Yang dekat dengan De Jong mengatakan bahwa ini adalah pilihan yang lebih disukai presiden klub Joan Laporta dan pelatih Xavi Hernandez.
Xavi percaya pemain itu penting karena dia bisa menutupi peran yang berbeda.
Jika De Jong tidak setuju untuk pergi atau mengurangi upahnya, sumber klub yang sama tidak akan mengesampingkan Barca memberi tahu pemain itu bahwa dia surplus untuk persyaratan untuk meningkatkan tekanan.
De Jong mengurangi gajinya pada Oktober 2020, di bawah presiden saat itu Josep Maria Bartomeu, menangguhkan sebagian gajinya sambil memperpanjang kontraknya hingga Juni 2026.
Dewan Barca saat ini percaya ada kejanggalan tertentu dalam pembaruan itu. Marc-Andre ter Stegen , Gerard Pique dan Clement Lenglet juga menandatangani kesepakatan serupa agar bisa membantu klub mengatasi masalah likuiditas.
Sumber menambahkan bahwa Barca sedang mempertimbangkan Manchester United adalah klub yang paling tertarik dengan De Jong hingga saat ini.
Presiden Barcelona Joan Laporta mengatakan klubnya juga berharap juga bisa bertahan.
“De Jong adalah pemain Barca dengan kualitas hebat. Dengan dia dan rekan satu timnya, kami memiliki pengalaman yang sangat baik. lini tengah yang kuat. Dia memiliki tawaran, tetapi kami ingin dia bertahan dan dia juga ingin bertahan,” katanya baru-baru ini.(maq)










