edisiana.com – Al Hilal kembali menunjukkan mental juara. Klub raksasa Riyadh itu sukses merebut gelar Piala Raja Arab Saudi setelah menundukkan Al Kholood dengan skor dramatis di Stadion Raja Abdullah, Jumat malam.
Laga sempat mengejutkan publik ketika Ramiro Enrique membawa Al Kholood unggul cepat pada menit keempat. Gol itu sempat membangkitkan mimpi kejutan besar bagi sang underdog.
Namun, seperti tim besar pada umumnya, Al Hilal tahu kapan harus menghukum lawan.
Dua menit sebelum turun minum, Nasser Al-Dawsari muncul sebagai penyelamat. Gelandang asal Arab Saudi itu mencetak gol penyeimbang yang mengubah momentum pertandingan sepenuhnya ke kubu Al Hilal.
Dan saat babak kedua baru berjalan dua menit, giliran Theo Hernández yang menjadi pahlawan. Bek kiri asal Prancis tersebut melepaskan gol penentu kemenangan yang akhirnya memastikan trofi jatuh ke tangan Al Hilal.
Meski tidak mencetak gol, Karim Benzema kembali membuktikan aura juaranya. Mantan kapten Real Madrid itu baru tiga bulan bergabung dengan Al Hilal setelah meninggalkan Al Ittihad, tetapi sudah langsung mengangkat trofi pertamanya bersama klub barunya.
Menariknya, melansir MD, Benzema juga sempat meraih gelar bersama Al Ittihad sebelumnya. Sebuah sinyal bahwa striker Prancis tersebut tetap identik dengan kesuksesan, bahkan di panggung sepak bola Arab Saudi.(maq)









