edisiana.com – Tottenham Hotspur akan menghadapi Manchester United di final Liga Europa setelah mengalahkan Bodo/Glimt dengan skor 2-0 pada leg kedua semifinal.
Ini akan menjadi final Eropa pertama Spurs dalam 41 tahun, saat mereka memburu gelar kontinental perdana.
Dengan modal kemenangan 3-1 di leg pertama yang berlangsung di kandang sendiri pekan lalu, Tottenham tampil disiplin dan efektif di laga tandang, menahan laju Bodo/Glimt yang tampil energik di lapangan sintetis mereka.
Tim tuan rumah, yang sebelumnya menyingkirkan Lazio di perempat final dan menundukkan Porto, berharap mencetak gol cepat, tetapi usaha mereka tidak membuahkan hasil.
Kiper Spurs, Guglielmo Vicario, tampil solid dan berhasil menepis tendangan bebas berbahaya dari Patrick Berg di babak pertama, yang berlangsung ketat dan minim peluang.
Meski sempat ada kekhawatiran Tottenham akan kesulitan bermain di bawah suhu ekstrem di Lingkaran Arktik, mereka justru menunjukkan ketenangan.
Bek sayap Destiny Udogie tampil krusial dengan menggagalkan peluang Kasper Høgh, sebelum Dominic Solanke menggandakan agregat menjadi 5-1 di menit ke-63. Gol Solanke tercipta lewat sontekan jarak dekat setelah menerima knockdown dari Cristian Romero.
Enam menit kemudian, umpan silang Pedro Porro membentur tiang gawang, mempertegas dominasi Spurs. Di masa tambahan waktu, harapan Bodo sempat membuncah ketika wasit memberi penalti, namun keputusan tersebut dibatalkan setelah tinjauan VAR.
Dengan kemenangan ini, menurut BBC, Tottenham memastikan tempat di final Liga Europa melawan Manchester United pada 21 Mei, dalam partai sesama tim Inggris yang akan menjadi penentu musim bagi kedua klub.(maq)










