edisiana.com – Luka mendalam Piala Dunia tiga tahun lalu masih menyisakan luka pendukung Prancis terutama Paris Saint-Germain. Mereka masih dendam dengan kiper Argentina, Emi Martinez yang juga kiper Aston Villa.
Martínez menjadi sosok yang tidak populer di Prancis sejak membantu Argentina memenangkan adu penalti di final Piala Dunia di Qatar.
Kelakuan pemain berusia 32 tahun itu selama adu penalti dan setelah pertandingan dianggap tidak sopan oleh Prancis dan ia juga membuat marah pendukung Lille.
Dan juga dengan menyuruh mereka diam setelah membantu Villa memenangkan adu penalti Liga Konferensi melawan tim Ligue 1 musim lalu.
Mantan kiper Arsenal itu tidak berbuat banyak untuk meredakan ketegangan dengan para penggemar Prancis dengan menaiki pesawat Villa ke Paris sambil membawa topi bergambar ayam jantan, lambang nasional Prancis.
Lalu di samping bendera Argentina dan empat trofi yang telah dimenangkannya bersama sang juara dunia.
Namun gelandang Tielemans mengecilkan aturan berpakaian Martínez dan mengatakan pemain Villa tidak masalah dengan penggemar PSG yang menargetkan kiper mereka. Selama mereka tetap mengkritik rivalitas sepak bola.
“Yang bisa saya katakan adalah dia siap untuk pertandingan besok dan dia belum mengatakan sesuatu yang berbeda. Dia menantikannya,” ujar Tielemans, gelandang Aston Villa seperti dilansir ESPN pada Rabu ini.
“Saya tidak peduli dengan sambutan yang diterimanya. Apa pun yang terjadi dengan Emi, selama itu dalam konteks sepak bola, saya tidak keberatan,” tambahnya.
Aston Villa akan melakukan leg pertama babak perempat final Liga Champions di kandang PSG pada Kamis dinihari nanti. Mereka akan berupa mencuri poin agar aman bila main di kandang sendiri.
Pelatih Villa Unai Emery, yang menghabiskan dua tahun di PSG sebelum pindah ke Inggris bersama Arsenal, mengatakan bahwa penggemar rival harus memahami bahwa Martínez hanya menunjukkan kecintaannya pada klub atau negaranya saat ia bermain.
Namun Emery juga mengatakan Martínez sekarang semakin matang sebagai pemain dan lebih fokus pada sepak bolanya.
“Emi adalah pemain yang sangat penting bagi kami. Dan ia adalah salah satu penjaga gawang terbaik di dunia dengan mendapatkan penghargaan sebagai Penjaga Gawang Pria Terbaik FIFA di ibu kota Prancis pada tahun 2022,” terangnya.(maq)











