edisiana.com – Atletico Madrid gagal mengambil alih puncak klasemen LaLiga. Karena tim asuhan Diego Simeone kalah di kandang Getafe 2-1.
Atlético akan menghadapi rival lama Real Madrid di leg kedua babak 16 besar Liga Champions pada hari Rabu mendatang.
Tapi Simeone memutuskan untuk tidak mengistirahatkan pemain kunci dalam pertandingan malam ini.
Karena ingin mencuri kemenangan di Getafe agar Atlético bisa di puncak klasemen.
Akan tetapi, meskipun mendominasi penguasaan bola, Atlético tidak berdaya di lini depan saat dua pertahanan teratas LaLiga saling berbenturan.
Saling mengimbangi dalam pertandingan yang suram, dengan kedua kubu berjuang untuk menemukan ruang.
Atlético tidak memiliki tembakan tepat sasaran hingga wasit menghadiahkan penalti akibat handball bek Getafe Omar Alderetem. Sorloth pun sukses menundukkan kiper Atlético.
Beberapa detik setelah Guillermo Cuadra mengeluarkan kartu merah langsung kepada Ángel Correa akibat tekel keras pada menit ke-88.
Arambarri menyambar bola pantul dari jarak dekat dan dua menit memasuki waktu tambahan ia membelokkan tembakan Diego Rico melewati kiper Jan Oblak dan masuk ke gawang.
“Setelah kami mencetak gol, kami tahu mereka akan unggul, namun meskipun begitu, kami tetap kalah pada akhirnya,” kata gelandang Atletico Pablo Barrios seperti dilansir ESPN.
“Kami bermain dengan baik, tetapi setelah kartu merah Correa, dengan satu pemain yang kurang, kami kehilangan kendali,” tambahnya.
Sementara itu Barcelona memimpin dengan 57 poin, unggul satu poin atas Atletico dan unggul tiga poin atas tim posisi ketiga Real Madrid yang akan menjamu Rayo Vallecano yang masih bertanding.(maq)











