edisiana.com – Scott Parker dipecat sebagai manajer Club Bruges sehari setelah timnya tersingkir dari Liga Champions.
Menurut BBC, pelatih berusia 42 tahun itu pada Rabu kemarin timnya menelan kekalahan 5-1 dari Benfica di leg kedua babak 16 besar Liga Champions.
Di leg pertama pada bulan Februari lalu juga kalah dì kandang Benfica dengan skor 2-0. Kekalahan dua kali itu membuat agregat jadi 7-1.
Setelah pertandingan Scott Parker mengatakan dirinya kurang yakin akan tetap menjadi bos Bruges setelah tersingkir Liga Champions.
Scott Parker menjadi manajer Inggris pertama yang kebobolan lima gol dalam pertandingan Liga Champions.
“Saya tidak yakin. Saya tidak bisa mengendalikan itu.Saya mengerti mengapa Anda menanyakan pertanyaan itu kepada saya dan itu mungkin telah ditujukan kepada saya selama beberapa minggu sekarang,” jawabnya dikutip dari BBC.
Prasangkanya akhirnya terealilsasi pada Kamis, 9 Maret ini. Parker dipecat oleh klubnya.
Club Bruges hanya memenangkan dua pertandingan sejak pengangkatannya pada akhir Desember. Tepatnya 31 Desember 2022. Artinya Parker bertugas dì Club Bruges kurang dari tiga bulan.
Nasib tragis ini bukan hanya sekali saja dialami Parker. Dia juga pernah mengelola Fulham antara 2019 dan 2021 dipecat.
Dan musim ini dia di Liga Premier bersama Bournemouth. Namun akhirnya kehilangan pekerjaannya dalam empat pertandingan dalam kampanye tersebut.
Dia pecat usai Bournemouth dibantai Liverpool sampai 9-0 di Anfield.(maq)
Scott Parker Dipecat Club Bruges










