Bola, edisiana.com – Luis Enrique telah mundur sebagai manajer Spanyol setelah tersingkir dari Piala Dunia oleh Maroko.
Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) mengatakan harus memulai perubahan, tetapi belum menetapkan kerangka waktu kapan bos baru akan diumumkan.
“Kami ingin berterima kasih kepada Luis Enrique dan seluruh staf pelatihnya,” kata RFEF dalam sebuah pernyataan seperti dilansir BBC pada hari ini.
Spanyol awalnya tampil luar biasa. La Roja mengalahkan Kosta Rika 7-0 dalam pertandingan pembuka grup mereka di Piala Dunia.
Namun permainan berbasis penguasaan bola membuat mereka dituduh membosankan saat bermain imbang 1-1 dengan Jerman dan kalah 2-1 dari Jepang.
Pada hari Selasa, Spanyol ditahan imbang tanpa gol oleh Maroko sebelum kalah adu penalti saat mereka tersingkir.
Spanyol mendapat pujian atas gaya mereka dan memantapkan diri sebagai negara terdepan di dunia di bawah Luis Aragones dan Vicente del Bosque di era dominasi mereka antara 2008 dan 2012.
Mereka memenangkan dua Euro berturut-turut di kedua sisi Piala Dunia pertama mereka. Namun tim tersebut belum memenangkan trofi besar sejak dinobatkan sebagai juara Eropa pada tahun 2012.
Dan mereka belum lolos dari babak 16 besar Piala Dunia sejak kemenangan mereka pada tahun 2010.
Periode tersukses Enrique sebagai manajer di level klub datang bersama Barcelona. Antara 2014 dan 2017 ia memenangkan Liga Champions dan membawa mereka meraih dua gelar La Liga.
Selain itu tiga trofi Copa del Rey, Piala Super, Piala Dunia Antarklub, dan Piala Super Spanyol.
Dia mengambil alih sebagai manajer Spanyol setelah Piala Dunia 2018. Menggantikan Fernando Hierro yang telah melangkah dua hari sebelum turnamen karena Julen Lopetegui dipecat karena dia akan mengambil alih Real Madrid setelah turnamen.(maq)











