edisiana.com – Masuknya McTominay seperti lemparan dadu terakhir ketika United menderita kekalahan kandang ketiga dalam seminggu dan mengalami tiga kekalahan kandang berturut-turut di liga untuk pertama kalinya sejak 1979.
Brentford mendapat nilai bagus untuk keunggulan satu gol mereka dan Ten Hag hampir kehabisan pilihan.
Seandainya musim panas berjalan berbeda, baik McTominay maupun Harry Maguire, yang memberikan assist penting untuk gol penentu kemenangan pemain Skotlandia itu, tidak akan tetap berada di United.
Dalam empat menit terakhir yang kacau itu, pertama kalinya United tertinggal di menit-menit akhir dalam pertandingan Liga Premier yang akhirnya mereka menangkan, Ten Hag tentu saja senang mereka melakukannya.
“Dia adalah Manchester United di hatinya. Dia bermain demi lencananya dan memberikan nyawanya. Ketika Anda masuk dan memberikan ini kepada tim, itu memberi banyak hal,” kata Ten Hag, manajer Manchester United dinukil dari BBC, pada Minggu ini.
West Ham adalah klub yang paling banyak dikaitkan dengan McTominay ketika David Moyes berusaha untuk merekrut rekan senegaranya.
Namun Ten Hag menegaskan penilaian United tidak terpenuhi.“Setiap pemain punya harga – tapi dia punya nilai yang besar, sportif dan juga ekonomis. Saya ingin punya pemain seperti Scott McTominay di skuad,” terangnya.
“Dia adalah Manchester United dalam segala hal. Dalam setiap menitnya dia akan berjuang demi pertandingan. Para pemain itulah yang Anda butuhkan,” tegas menutup komentaranya.(maq)
Mc Tominay Seperti Ten Hag Melempar Dadu











