edisiana.com – Liga Champions kembali minggu ini. Manchester City akan melawat ke pemimpin La Liga Real Madrid di leg pertama perempat final Liga Champions, Rabu dinihari, 10 April.
Banyak yang menilai pertandingan ini merupakan final yang kepagian. Karena keduanya kandidat kuat juara musim ini.
Kedua tim telah bertemu di babak sistem gugur dalam tiga dari empat musim terakhir. Termasuk di babak semifinal pada tahun 2022 dan 2023.
Leg pertama perempat final ini akan berlangsung di Santiago Bernabeu pada Selasa, 9 April sebelum leg kedua di Stadion Etihad pada 17 April.
City menang agregat 4-2 di babak 16 besar tahun 2020, Real menang agregat 6-5. Yang memakan perpanjangan waktu di semifinal yang mendebarkan pada tahun 2022.
Tapi Pep Guardiola membalas dendam tahun lalu dengan sukses menghancurkan agregat 5-1. Termasuk kekalahan 4-0 di leg kedua, sebelum City mengalahkan Inter Milan 1-0 di final.
“Sekarang mereka tahu apa yang terjadi ketika Anda kalah dan ketika menang, mereka mendapatkan banyak pengalaman. Sebagian besar adalah pemain yang sama yang pernah berada di kedua posisi tersebut,” terang pengamat bola Guillem Balague seperti dilansir BBC pada hari ini.
“Mereka punya skuad terbaik di Eropa dan manajer terbaik yang mampu bereaksi terhadap apa pun yang terjadi selama pertandingan. Mereka punya semua yang perlukan untuk memenangkan kompetisi ini,” tambahnya.
Pengamat bola James Horncastle menambahkan, para pemain City telah menunjukkan bahwa mereka bisa melakukannya apa saja. Mengingat sudah menjadi tim terbaik di Eropa.
Menurut dia, meskipun menjadi favorit, City harus menghadapinya dengan susah payah menghadapi juara Eropa 14 kali Real Madrid. Yang juga mendominasi juara La Liga.
Ia memprediksi Madrid akan melaju ke semifinal melawan rival gelar Liga Premier Arsenal atau juara Eropa 2020 Bayern Munich.(maq)











