BP Terima Desain Rumah Sakit Kedokteran Thumbay Group, Nilai Investasi Rp7 Triliun

556
Kantor BP Batam. Foto : Humas BP Batam

Batam, edisiana.com Kepala Pusat Pengembangan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam (KPBPBB) dan KEK BP Batam, Irfan Syakir mengatakan, BP Batam telah menerima perencanaan desain pembangunan universitas kedokteran internasional dari Thumbay Group pada bulan Februari lalu. 

“Kenapa bukan BP Batam yang mendesain, karena khusus desain unversitas kedokteran  memiliki standar khusus yang harus memenuhi kriteria medis internasional,” ujar Irfan seperti dalam rilisnya pada hari ini. 

Ia melanjutkan, BP Batam saat ini sedang menyesuaikan desain site plan karena terdapat perbedaan dengan bentuk lahan yang tersedia.

BACA JUGA:  Enam Pegawai BUBU Hang Nadim Ikut Diklat Manajemen Bandar Udara

Rencana pembangunan universitas kedokteran yang disampaikan Thumbay Group mencapai 3 hektare dengan nilai investasi sebesar Rp 7 triliun. 

Kedutaan Besar RI dan BKPM Abu Dhabi mendukung penuh rencana investasi Thumbay Group. Meski demikian, masih ada beberapa perizinan yang dibutuhkan sebagai syarat mendirikan universitas asing pertama di Indonesia.

Beberapa di antaranya adalah izin serta rekomendasi undangan kepada universitas dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Kementerian Kesehatan. 

BACA JUGA:  Ekonomi Batam Tumbuh di Atas Kepri dan Nasional

Selain itu izin dari Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan, yang difasilitasi oleh Dewan Pengawas Koordinator Kementerian Perekonomian. 

BP Batam bersama Dewan Pengawas Koordinator Kementerian Perekonomian akan membahas lebih lanjut mengenai rencana investasi tersebut pada tanggal 18 April 2022

Thumbay merupakan jaringan konglomerasi yang memiliki jaringan ekosistem Bisnis mulai dari medis, media, teknologi informasi, properti, restoran dan lainnya. 

Indonesia dipilih oleh Thumbay Group sebagai negara pertama di ASEAN sebagai lokasi ekspansi untuk membangun universitas kesehatan bertaraf internasional. 

BACA JUGA:  Direktur BUP BP Batam Ajak KTKBM Tetap Kreatif, Produktif, dan Kompak

Dan Batam dipilih sebagai kota pertama di Indonesia untuk kesempatan tersebut. 

Pembangunan universitas kedokteran bertaraf internasional ini dapat dimanfaatkan sebagai ajang transfer teknologi dan informasi, serta diharapkan mampu menambah daya saing internasional. 

Dan juga mendukung fasilitas KEK Kesehatan lainnya, yaitu Rumah Sakit BP Batam (RSBP Batam), Taman Rusa dan Taman Kolam Sekupang, serta Guest House Sekupang.(maq)

BAGIKAN