edisiana.com – PSG menjawab keraguan dengan cara paling keras: lima gol, dominasi total, dan Rennes dihancurkan tanpa ampun di Parc des Princes.
Setelah kekalahan pahit di Monaco yang membuat mereka tersingkir dari puncak klasemen, tim Luis Enrique bangkit dengan performa yang menggetarkan ibu kota.
Khvicha Kvaratskhelia membuka pesta lewat penyelesaian klinis, memberi sinyal bahwa malam itu akan menjadi milik Paris. Tak lama, Senny Mayulu menambah luka Rennes dan memastikan PSG menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0 yang terasa jauh lebih berat.
Di babak kedua, Kvaratskhelia kembali beraksi dan menggandakan golnya, membuat Rennes semakin tenggelam. Harapan tim tamu benar-benar padam ketika Jérémy Jacquet diusir setelah dua kartu kuning—dan setelah itu, PSG berpesta.
Ibrahim Mbaye melepaskan roket jarak jauh sebelum Gonçalo Ramos menutup malam dengan gol kelima. Parc des Princes pun berubah menjadi lautan euforia dalam pertandingan kandang terakhir PSG tahun ini.
Meski kemenangan ini megah, tugas belum selesai. Melansir ESPN, PSG masih berada satu poin di belakang Lens, sang pemuncak.
Les Parisiens kini harus memenangkan dua dari tiga laga tersisa di tahun 2025 untuk memenuhi ambisi besar: 50 kemenangan dalam satu tahun kalender.
Sementara itu, empat kemenangan beruntun Rennes berakhir dengan cara paling menyakitkan—dibantai habis di Paris.(maq)









