Gara-gara Mings, Rekor Kemenangan Villa di Champions Terhenti

Mings berjalan menundukkan kepala karena membuat kesalahan untuk memberikan hadiah penalti kepada Brugge. Foto: via ESPN

edisiana.com – Gara-gara handball Tyrone Mings rekor kemenangan Aston Villa di Champions berakhir. Club Brugge  memperoleh kemenangan tipis 1-0.

Villa telah memenangkan tiga pertandingan tanpa kebobolan satu gol pun dalam penampilan pertama klub di kompetisi elit tersebut sejak mereka menjadi juara bertahan 41 tahun lalu.

Dalam pertandingan Kamis dinihari tadi semua berlangsung sangat ketat. Tanpa ada gol di babak pertama.

Namun kesalahan besar datang di babak kedua. Saat Mings mengira bola belum dalam permainan.

Ia melangkah maju untuk mengambil bola dengan tangan kirinya dan mengembalikan untuk meletakkan bola di sudut kotak penalti. Wasit pun lalu menghadiahkan penalti

Kapten Brugge Hans Vanaken mengonversi penalti pada menit ke-52 untuk membawa Brugge unggul 1-0.

BACA JUGA:  Pemilik Forest Pastikan Cooper Tidak Dipecat

Dia menempatkan bola di sebelah kiri Martínez saat kiper Argentina pemenang Piala Dunia itu menukik ke sebelah kanannya.

Martínez mencoba meyakinkan wasit Jerman Tobias Stieler setelah pertandingan bahwa dia telah melakukan kesalahan.

Bek Villa Ezri Konsa menduga wasit memperparah kesalahannya karena Mings sebelumnya sudah mendapat kartu kuning di babak pertama.

“Kesalahannya benar-benar aneh. Itu kesalahan terbesar yang pernah saya saksikan dalam karier saya. Itu hanya terjadi satu kali sepanjang hidup saya. Hari ini,” dikutip pelatih Aston Villa Unai Emery dari ESPN pada hari ini.

Kejadian serupa sebenarnya sudah terjadi di Liga Champions musim lalu. Namun tendangan penalti tidak diberikan saat itu.

BACA JUGA:  Pelatih Sunderland Dipecat, Manajer Sheffield Menyusul

Di perempat final, bek Arsenal Gabriel tidak dihukum karena menerima umpan pendek dari kiper David Raya di leg pertama melawan Bayern Munich .

Pelatih Bayern kala itu, Thomas Tuchel, kemudian mengkritik wasit yang mengatakan seharusnya ia tidak akan memberikan penalti.

Perbedaan dalam insiden Villa adalah bola melaju ke depan keluar kotak enam yard dengan Martínez tampaknya sengaja memulai kembali permainan di awal babak kedua.

“Jika itu adalah handball, disengaja, maka Mings harus mendapatkan kartu kuning kedua, dia sudah mendapat kartu kuning jadi mengapa tidak mengeluarkannya saja? Itu merusak pertandingan,” ungkap Konsa.

Villa secara mengejutkan menjadi pemimpin klasemen sementara 36 tim dan untuk sementara turun ke posisi kelima sebelum menjamu Juventus tiga minggu kemudian.

BACA JUGA:  Hanya Emery yang Membuat Keajaiban di Klub Liga Inggris

Brugge memiliki enam poin dari dua kemenangan dan dua kekalahan, dan berada di posisi ke-20. Setelah delapan putaran pada bulan Januari, mereka akan mendapatkan tempat di babak playoff sistem gugur.(maq)