edisiana.com – Erling Haaland seakan terkena kutukan dì ajang Piala Community Shield. Karena dua tampil buruk sejak bergabung dengan Manchester City.
Musim lalu melawan Liverpool. Sang striker melewatkan beberapa peluang emas.The Sky Blues akhirnya kalah 3-1.
Tahun ini pun begitu. Melawan Arsenal, pemain Norwegia itu malahan tidak mendapat satu tembakan pun. Seakan terkena kutukan di Wembley. Akibatnya, Haaland diganti setelah 64 menit.
City menguasai sebagian besar penguasaan bola di babak pertam. Tapi Arsenal memiliki peluang yang lebih baik. Kai Havertz dua kali membuang peluang karena dua pula kiper Stefan Ortega menyelamatkan gawangnya.
Cole Palmer baru memecahkan kebuntuan dengan upaya bola melengkung dari tepi kotak penalti yang membuat kiper Arsenal Aaron Ramsdale dikalahkan.
Ramsdale kemudian dipanggil untuk beraksi dua kali berturut-turut dengan cepat, melakukan penyelamatan dari tembakan Phil Foden dan Rodri untuk menjaga defisit menjadi satu gol.
Delapan menit tambahan waktu kemudian diperpanjang menjadi 13 setelah bentrokan kepala antara Kyle Walker dan Thomas Partey membuat kepala kedua pemain harus diperban.
Arsenal berusaha keras untuk menyamakan kedudukan melalui gol Leandro Trossard yang dibelokkan pada menit ke-101.
Dalam adu penalti berikutnya, upaya Kevin De Bruyne dari City membentur mistar gawang dan Ramsdale menggagalkan upaya Rodri yang jinak, sebelum Vieira memastikan kemenangan ke-17 Arsenal di pertandingan pembuka musim ini.
Menurut ESPN, kemenangan itu memperpanjang rentetan kekalahan City di pertandingan Community Shield, menyusul kekalahan dari Liverpool musim lalu dan Leicester City pada 2021.(maq)
Haaland Seperti Kena Kutukan dì Wembley








