Enrique Yakin PSG Raih Gelar Champions Meski Tidak Ada Mbappe

34
Tiga gelar musim ini sebagai kado terindah Mbappe yang meninggalkan klubnya PSG. Foto: via ESPN

edisiana.com – Luis Enrique yakin Paris Saint-Germain meraih gelar Liga Champions meskipun tidak ada Kylian Mbappe. Dengan syarat mendatangkan pemain baru.

Pelatih asal Spanyol itu melatih di saat Mbappé akan meninggalkan klubnya. Dia  mencetak rekor 256 gol dan membantu tim memenangkan 15 gelar, termasuk enam trofi liga dalam tujuh tahun.

Enrique, yang membimbing PSG meraih treble domestik pada musim pertamanya sebagai pelatih. Ia mengatakan libur musim akan menjadi kunci untuk mempersiapkan skuadnya memenuhi ekspektasi di musim depan. Sebab tidak ada pemain yang bisa menggantikan kapten Prancis tersebut.

BACA JUGA:  Pemain Chelsea Optimis dengan Pochettino

“Saya mendapat keberuntungan untuk melatih Kylian musim ini, ini merupakan musim yang sulit baginya setelah tujuh tahun di klubnya dan semua yang telah ia capai, sulit untuk mengucapkan selamat tinggal,” kata Enrique melansir ESPN pada hari ini.

“Tidak ada pengganti untuk Mbappé, kami tidak bisa menggantikannya, kami akan melakukannya melalui tim dan empat, lima atau enam perekrutan yang bisa kami lakukan,” ujarnya menambahkan.

BACA JUGA:  Serangkaian Catatan Sejarah Arsenal Usai Menang Besar

Bagi Enrique saat ini tantangan terbesar  tetaplah Liga Champions.Musim ini Mereka menelan kekalahan di semifinal dari Borussia Dortmund awal bulan ini.

“Tantangan besar bagi setiap pemain yang ingin datang adalah kami ingin membuat sejarah dan klub ini cepat atau lambat akan memenangkan Liga Champions,” kata Enrique.

BACA JUGA:  Bos Forest Kecewa dengan Beknya

“Musim ini akan segera berakhir, namun negosiasi sudah dimulai dan ada kemungkinan untuk meningkatkan skuad, ini masih merupakan proyek yang mengesankan,” sambung dia.

Menurutnya, klub sangat menuntut realisasi kemenangan Champions. Makanya harus menaikkan level para pemain. “Klub sangat menuntut, dan para pemain perlu beradaptasi. Tidak ada yang namanya liburan di sepakbola level atas,” tutup mantan pelatih Barcelona itu.(maq)

BAGIKAN