edisiana.com – Perjuangan keras Inter telah membawa mereka ke final Liga Champions. Dan selangkah lagi untuk mengklaim gelar Liga Champions keempat mereka dan yang pertama dalam 15 tahun setelah kalah dari Manchester City di final dua tahun lalu.
“Saya beruntung bisa menyelesaikan pertandingan, saya berteriak sekeras-kerasnya hingga saya melihat semuanya menjadi hitam,” kata Davide Frattesi seperti dilansir ESPN pada Rabu ini.
“Saya harus berterima kasih kepada para fisioterapis karena beberapa hari ini saya kurang sehat. Saya persembahkan kemenangan ini untuk mereka,” tambahnya.
“Ini luar biasa. Saya tidak tahu harus berkata apa. Malam ini, hal luar biasa terjadi,” sambungnya lagi.
Sementara Barcelona , yang mengejar treble setelah memenangkan Copa del Rey dengan mengalahkan Real Madrid di perpanjangan waktu, sekarang tinggal fokus pada LaLiga.
Yang mana pada hari Minggu Barca akan menjamu rival lama mereka yang berada di posisi kedua dan tertinggal empat poin dari mereka.
“Sepak bola sangat kejam kepada kami. Kami tertinggal 2-0 lagi dan karakter yang ditunjukkan tim ini sungguh luar biasa,” kata bek Barça Eric García.
“Kami adalah tim yang penuh dengan pemain muda dan ini merupakan tahun yang hebat. Kami masih harus berjuang di liga [Spanyol],” ucapnya.(maq)











