edisiana.com – Thomas Tuchel siap menggantikan Erik ten Hag sebagai manajer Manchester United musim panas ini. Bahkan dia pun mau balik lagi ke Chelsea.
Tuchel meninggalkan Bayern Munich pada akhir musim, meski klub Jerman itu menghadapi beberapa masalah dalam mencari penggantinya.
Xabi Alonso, Julian Nagelsmann dan Ralf Rangnick sejauh ini menolak pendekatan Bayern. Klub raksasa Jerman itu kini menambahkan lebih banyak nama ke daftar mereka, termasuk Ten Hag.
Posisi pemain Belanda itu di Old Trafford berada di bawah ancaman baru. Selepas mengalami kekalahan 4-0 United melawan Crystal Palace di Selhurst Park pada Selasa ini.
Hasil tersebut membuat tim berada di urutan kedelapan di Liga Premier dan dalam bahaya kehilangan sepakbola Eropa musim depan.
Menurut Sky Germany, telah terjadi kontak informal antara Tuchel dan petinggi United. Mantan manajer Chelsea itu tertarik dengan prospek menjadi manajer berikutnya di Old Trafford, meskipun fokus utamanya adalah mencapai final Liga Champions bersama Bayern.
Laporan tersebut menambahkan bahwa Tuchel juga terbuka untuk kembali ke Chelsea, meski tidak ada indikasi bahwa posisi Mauricio Pochettino berada dalam ancaman langsung.
Pochettino mengakui bahwa ia tidak yakin mengenai masa depannya di Chelsea, sementara petinggi klub tidak akan membuat keputusan mengenai posisinya sampai peninjauan penuh musim ini.
Tuchel disebut-sebut terbuka untuk memperpanjang masa tinggalnya di Bayern selama satu musim lagi. Tapi ia marah dengan komentar yang dilontarkan presiden kehormatan Bayern, Uli Hoeness, dua pekan lalu, yang menyebut Tuchel tidak bersedia mengembangkan pemain muda klub. Termasuk Alphonso Davies dan Jamal Musala.
Tuchel mengatakan penilaian Hoeness terhadap manajemennya sangat menghina dirinya sebagai pelatih.
Selama akhir pekan, Bayern menegaskan bahwa mereka memperkirakan Tuchel akan pergi pada akhir musim.
“Kesepakatan sudah ada.Saya yakin kami akan menghadirkan pelatih yang bagus dan saya orang yang salah untuk dihubungi,” kata presiden Bayern, Herbert Hainer, pada hari Sabtu pekan kemarin.
Sementara Tuchel mengatakan sudah tidak mungkin bertahan di Bayern. “Saat ini tidak ada hal lain yang perlu saya katakan dari pihak saya. Klub mengambil inisiatif pada akhir Februari dan kami mencapai kesepakatan,” jelasnya seperti dilansir MetroSports.(maq)










