SASTRA, SIDIA, dan SIMELATI
edisiana.com – Pemko Batam melakukan lompatan besar di dunia digital. Tiga aplikasi baru—SASTRA, SIDIA, dan SIMELATI—resmi menjadi senjata terbaru kota tersebut dalam mempercepat layanan publik yang lebih cepat, tepat, dan transparan.
Kepala Diskominfo Batam, Rudi Panjaitan, memberikan apresiasi khusus kepada para inovator di balik proyek ambisius ini. Ia menegaskan bahwa ketiga aplikasi ini bukan sekadar program digital, melainkan fondasi untuk transformasi layanan pemerintah yang modern dan efisien.
“Semua ini untuk memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan yang cepat, tepat, dan transparan,” ujar Rudi dikutip dari MCB pada hari ini.
SASTRA, karya Sekretaris Diskominfo Titin Yuniarti, akan menjadi otak baru dalam pengelolaan tamu dan rapat. Pencatatan kunjungan, agenda, daftar hadir, hingga notula—semua terintegrasi dalam satu sistem.
SIDIA, garapan Kabid Komunikasi dan Kehumasan Nahar Febrianto, merevolusi proses kerja sama media. Proposal, verifikasi, hingga pemantauan, kini dilakukan sepenuhnya daring. Transparan, efisien, dan menghemat biaya.
Dan di lini pertahanan TI, hadir SIMELATI, kreasi Kabid Penyelenggaraan E-Government Tyas Satria Manggala. Aplikasi ini menjadi pusat kendali layanan TI: semua permohonan tercatat, dipantau, dan ditangani dengan standar seragam, membuat proses jauh lebih akuntabel.
Tiga aplikasi, tiga fungsi berbeda, satu tujuan: mendorong Batam menuju transformasi digital yang sesungguhnya.(maq)











