Singapura Butuh 3,6 Juta Ekor Ayam Per Bulan

241
Rumaksono. Foto Humas

Batam, edisiana.comAtase Perdagangan KBRI Singapura,Rumaksono menyampaikan Singapura sangat bergantung kepada impor ayam dan saat ini membutuhkan sekitar 3,6 juta ekor ayam/ bulan. 

“Indonesia saya kira bisa mengambil pasar 1/3 nya sekitar 1 juta ekor ayam/bulan untuk bisa masuk ke Singapura, mengingat sebelumnya 100 persen ayam hidup dipasok dari Malaysia,” sebutnya seperti dalam rilisnya pada Senin kemarin. 

BACA JUGA:  Pjs Walikota Batam: Jangan Takut Mainkan Sanksi Rp250 Ribu

“Ketika Malaysia melakukan banned ekspor untuk ayam hidup, Singapura mencari alternatif atau sumber baru untuk ayam hidup,” sebutnya lagi.

Dipilihnya Batam bukan tanpa alasan. Pihak perusahaan telah memperhitungkan baik dari sisi logistik dan sisi waktu. “Dari pengalaman mereka untuk pengiriman diperlukan waktu empat sampai lima jam dan kalau lebih dari itu mortality-nya akan lebih tinggi,” sebutnya. 

BACA JUGA:  Besok, Driver Online Batam Demo, Tuntut Kenaikan Tarif

Diketahui perusahaan telah memiliki peternakan ayam di Kawasan Johor, Malaysia dengan fasilitas dan teknologi sesuai standar peraturan impor Singapura. 

Setelah pertemuan, Atase Perdagangan KBRI Singapura beserta rombongan didampingi BP Batam langsung melaksanakan survey lokasi ke wilayah Agribisnis Temiang dan Pelabuhan Sekupang.(maq)

BACA JUGA:  RSBP Resmikan Lima Layanan Baru, Di Antaranya Klinik Kejiwaan
BAGIKAN