Ajax Pesta Gol Jamu Galatasaray di Amsterdam dengan Gaya Total Football

Pemain Ajax saat mendapat tendangan sudut menjamu Galatasaray. Foto: SC

edisiana.com – Amsterdam kembali bergetar! Dalam laga UEFA Youth League malam ini, Ajax U-19 tampil bak badai total football yang mewarisi roh sang maestro Johan Cruijff, menghancurkan Galatasaray U-19 dengan skor luar biasa 7-2.

Dari menit pertama, anak-anak muda De Toekomst bermain seperti orkestra Belanda yang tak kenal ampun. Sentuhan pertama, pergerakan tanpa bola, dan pressing tinggi — semua sempurna. Galatasaray bahkan tak sempat bernapas.

Gol pembuka datang cepat, menit ke-6, lewat Damian Van de Vaart, yang menuntaskan kerja sama brilian dari sisi kanan.

BACA JUGA:  Galtier Dibuang, Enrique Resmi Menjadi Manajer PSG

Belum sempat tamu asal Turki itu bangkit, Emre Ünüvar menggandakan keunggulan dengan penyelesaian dingin khas pemain top.

Dan sebelum jeda, Aaron Bowman menutup babak pertama dengan skor 3-0 yang membuat tribune bergemuruh.

Babak kedua? Sama saja. Ajax tidak mengendur. Pada menit ke-52, Pharrell Nash menambah luka untuk membuat skor jadi 4-0.

Hanya tiga menit kemudian, Kahraman mencuri satu gol hiburan untuk Galatasaray, tapi itu justru membuat tuan rumah murka.

BACA JUGA:  Como 1907 Tampil Sensasional: Bangkit Berkat Miliarder Indonesia dan Cesc Fàbregas

Emre Ünüvar kembali menggila! Dua gol tambahan menggenapi hat-trick spektakuler sang bintang muda.

Meski Cagri Balta sempat memperkecil skor, kapten Sean Steur menutup pesta dengan gol ketujuh setelah serangan balik kilat yang membuat pertahanan Galatasaray tersungkur.

Drama sempat terjadi di akhir laga — Galatasaray mendapat penalti, namun wasit membatalkannya setelah tinjauan VAR.

Total football bukan sekadar sejarah malam ini. Ajax muda membuktikan bahwa warisan Cruijff masih hidup, berdetak di setiap sentuhan bola mereka.(maq)