Piala Dunia 2030 Digelar di Tiga Benua, Inilah Negara-negaranya

Piala dunia akan diselenggarakan di Qatar pada bulan November 2022. Foto: Getty

edisiana.com – FIFA telah menetapkan Piala Dunia 2030 akan diadakan di enam negara di tiga benua. Di antaranya Eropa.

Yakni di Spanyol, Portugal dan Maroko ditunjuk sebagai tuan rumah bersama, dengan tiga pertandingan pembukaan berlangsung di Uruguay, Argentina dan Paraguay.

Pertandingan pembukaan di Amerika Selatan akan menandai ulang tahun keseratus Piala Dunia karena akan menjadi 100 tahun sejak turnamen perdana di Montevideo.

Keputusan tersebut akan diratifikasi pada kongres FIFA tahun depan.
FIFA juga mengatakan hanya tawaran dari negara-negara Konfederasi Sepak Bola Asia dan Konfederasi Sepak Bola Oseania yang akan dipertimbangkan untuk putaran final 2034.

Menyusul keputusan itu, Arab Saudi mengumumkan akan mengajukan penawaran untuk menjadi tuan rumah turnamen tersebut pada tahun 2034 untuk pertama kalinya.

Namun keputusan FIFA di berbagai benua ini menuai kritik. Salah satunya suporter menuduh badan sepak bola dunia tersebut terlibat dalam siklus kehancuran terhadap turnamen terbesar di muka bumi.

“[Ini] menghebohkan bagi suporter, mengabaikan lingkungan dan menggelar karpet merah menjadi tuan rumah tahun 2034 dengan catatan hak asasi manusia yang mengerikan. Ini adalah akhir dari Piala Dunia seperti yang kita tahu,” kata Football Supporters Europe seperti dilansir BBC pada hari ini.

Presiden FIFA Gianni Infantino mengatakan di saat dunia terpecah, FIFA menyatukan dengan sepak bola bersatu. “Dewan FIFA, yang mewakili seluruh dunia sepak bola, dengan suara bulat sepakat untuk merayakan seratus tahun Piala Dunia FIFA, yang edisi pertamanya dimainkan di Uruguay pada tahun 1930, dengan cara yang paling tepat,” terang Ifantino.

“Pada tahun 2030, kita akan memiliki jejak global yang unik, tiga benua – Afrika, Eropa dan Amerika Selatan – enam negara – Argentina, Maroko, Paraguay, Portugal, Spanyol dan Uruguay – menyambut dan menyatukan dunia sambil merayakan bersama-sama permainan yang indah, the seratus tahun dan Piala Dunia FIFA,” sambungnya.(maq)

BACA JUGA:  Liverpool Harus Berusaha Mati-matian untuk Menang Lawan Spurs