edisiana.com – Real Madrid dilaporkan mulai mengendurkan minatnya untuk memboyong gelandang andalan Manchester City, Rodri. Padahal sebelumnya pemain tim nasional Spanyol itu sempat masuk radar utama Los Blancos.
Rodri sempat dipandang sebagai sosok ideal untuk menjadi “jenderal” baru di lini tengah Madrid. Terlebih, klub ibu kota Spanyol itu disebut tengah bersiap memasuki era baru di bawah arahan Álvaro Arbeloa.
Namun laporan media Spanyol Sport melalui Sport Mole menyebutkan bahwa Madrid kini mulai menjauh dari rencana perekrutan tersebut. Ada dua faktor utama yang membuat raksasa La Liga itu berpikir ulang.
Pertama, Rodri akan berusia 30 tahun pada akhir Juni mendatang.
Kedua, kondisi kebugarannya masih menjadi tanda tanya setelah sempat mengalami cedera lutut serius yang membuatnya menjalani masa pemulihan cukup panjang.
Meski demikian, performa Rodri sebenarnya mulai kembali stabil. Ia bahkan bermain penuh selama 90 menit dalam delapan dari sepuluh pertandingan terakhir City di Premier League.
Pemain bernomor punggung 16 itu juga mencetak gol saat City bermain imbang 2-2 melawan Nottingham Forest pada Rabu (5/3/2026). Dalam laga tersebut, Rodri kembali menunjukkan perannya sebagai pengatur tempo permainan tim besutan Pep Guardiola.
Kendati demikian, performa tersebut belum cukup untuk mengubah sikap Madrid. Selain faktor usia dan kondisi fisik, harga pasar Rodri juga menjadi pertimbangan besar.
Saat ini nilai pasar gelandang Spanyol itu diperkirakan mencapai €75 juta atau sekitar £65,3 juta. Sementara City disebut tidak bersedia melepas pemain kuncinya itu dengan harga di bawah €60 juta (£52,2 juta).
Dengan situasi tersebut, Madrid diyakini hanya akan mempertimbangkan kembali minatnya jika Rodri tersedia secara gratis. Pasalnya, kontrak sang gelandang di Stadion Etihad masih berlaku hingga Juni 2027.(maq)









