edisiana.com – Bayangan laga di Santiago Bernabéu seolah sudah menghantui Pep Guardiola bahkan sebelum timnya benar-benar bertolak ke Madrid. Manajer Manchester City itu seperti mengalami tidak normal yang membuat kemenangan yang sudah di depan mata tiba-tiba lenyap.
Dalam laga Liga Inggris, Rabu malam (5/3/2026), The Sky Blues harus puas bermain imbang 2-2 saat menjamu Nottingham Forest. Hasil yang terasa pahit karena City sebenarnya sempat berada di jalur kemenangan.
Padahal jadwal tim biru langit itu sedang padat. Setelah duel kontra Forest, mereka harus bersiap menghadapi Newcastle United pada akhir pekan di ajang FA Cup.
Tambahan satu poin juga membuat City semakin tertinggal dalam perburuan gelar.
Tim asuhan Guardiola kini berjarak tujuh poin dari pemuncak klasemen, Arsenal. Memang, City masih menyimpan satu pertandingan lebih banyak. Namun tekanan jelas mulai terasa.
Gol Rodrigo Tak Cukup
Pertandingan di Etihad berjalan sengit. City sempat memimpin berkat gol dari Rodri yang kembali menunjukkan perannya sebagai mesin lini tengah. Namun Forest mampu membalas.
Gol pertama tim tamu datang lewat aksi brilian Morgan Gibbs-White yang mencetak gol menggunakan tendangan tumit yang mengejutkan lini belakang City.
Memasuki masa tambahan waktu, bek sayap Neco Williams (dalam skenario serangan cepat Forest) kembali membuat publik Etihad terdiam. Skor berubah menjadi 2-2.
Momen “Aneh” di Depan Gawang
Satu momen di akhir pertandingan membuat Guardiola benar-benar frustrasi. Saat City habis-habisan menyerang, peluang emas justru terbuang dengan cara yang sulit dijelaskan.
Melansir MD, Jérémy Doku mengirim umpan matang ke kotak penalti. Bola jatuh tepat di kaki Bernardo Silva yang sudah berhadapan satu lawan satu dengan kiper.
Namun secara mengejutkan, Silva terpeleset dan gagal mengeksekusi peluang. Bola liar kemudian disambar Savinho yang tinggal menembak ke gawang kosong.
Gol seharusnya tercipta. Tapi di garis gawang muncul penyelamatan dramatis dari Murillo. Bek Forest itu menyapu bola tepat sebelum melewati garis.
Peluang emas pun lenyap. Melansir MD, di pinggir lapangan, ekspresi Guardiola berbicara banyak. Manajer asal Spanyol itu terlihat menggeleng sambil menunjukkan wajah kesal—seolah tak percaya bagaimana timnya gagal mencetak gol dari situasi semudah itu.
Hasil imbang ini menjadi alarm kecil bagi City. Apalagi, mereka akan segera menghadapi tantangan berat di Bernabéu—stadion yang dalam beberapa tahun terakhir terasa “angker” bagi Guardiola.(maq)









