Genoa Bangkit dari Kekacauan! Tanpa Vieira, Il Grifone Jinakkan Sassuolo 2-1 di Mapei

Pemain Genoa dihadang pemain Venezia. Foto: via Mail Online

edisiana.com – Genoa menjawab badai dengan kemenangan! Hanya beberapa hari setelah memecat Patrick Vieira, Il Grifone justru menunjukkan mental baja dan meraih tiga poin berharga. Mereka menumbangkan tuan rumah Sassuolo 2-1 di Mapei Stadium.

Sejak menit pertama, Genoa tampil dengan semangat baru. Mereka langsung menekan, menciptakan peluang lewat Lorenzo Colombo. Tapi tembakan sang striker masih melambung di atas mistar.

Tak berhenti di situ, Vítinha mencoba peruntungan setelah menerima umpan dari Morten Thorsby, tapi barisan pertahanan Sassuolo yang dipimpin Jay Idzes masih mampu memblok.

BACA JUGA:  Nonton Film Horor di Anfield, Liverpool Bantai MU

Tekanan berbuah hasil cepat. Pada menit ke-18, Ruslan Malinovskyi jadi pembuka skor! Gelandang Ukraina itu menerima bola hasil sepak pojok dan melepas tendangan roket yang meluncur ke pojok kanan atas gawang. Gol spektakuler — dan Genoa memimpin 0-1!

Malinovskyi nyaris mencetak assist untuk Colombo beberapa menit kemudian, namun finishing sang striker kembali belum sempurna. Sassuolo kemudian mencoba bangkit.

Ismaël Koné dan Andrea Pinamonti bergantian mengancam, sebelum akhirnya Domenico Berardi menyeimbangkan skor. Dari skema sepak pojok Brooke Norton-Cuffy, Berardi melepaskan tembakan terukur ke pojok kanan bawah — 1-1, dan Mapei Stadium kembali hidup!

BACA JUGA:  Ancelotti Keritik Lini Belakang Madrid yang Keropos

Babak kedua berjalan ketat. Genoa tak gentar, dan justru mengambil alih permainan. Sundulan Leo Østigård sempat memaksa kiper Arijanet Muric bekerja keras di sudut bawah gawang.

Tekanan terus berlanjut hingga masa injury time — dan di situlah momen magis terjadi. Menit-menit akhir, Aarón Martín mengeksekusi bola mati dengan sempurna ke tengah kotak penalti.

Østigård melompat tinggi untuk menanduk bola ke jantung gawang! Muric tak berkutik. Gol penentu kemenangan, 1-2!

Peluit akhir berbunyi — dan para pemain Genoa merayakan dengan luapan emosi. Tanpa Vieira di pinggir lapangan, Il Grifone justru menemukan napas baru.

BACA JUGA:  Pegolf Muda Amerika Ingin Beli Saham Klub Inggris

Kemenangan ini bukan sekadar tiga poin. Ini adalah pesan keras dari Genoa: badai boleh datang, tapi semangat mereka belum padam.(maq)