UEFA Terapkan SAOT di Liga Champions

260
Liga Champions.

Bola, edisiana.comUEFA menyatakan babak penyisihan grup Liga Champions musim ini akan menggunakan Teknologi Semi-Otomatis Offside (SAOT). Dan tidak lagi var (video assistant referee).

Penerapan ini dimaksudkan untuk membuat keputusan lebih cepat dan lebih akurat sekaligus memberikan visualisasi yang lebih baik untuk penggemar.

Sistem berbasis Artificial Intelligence (AI) akan menggantikan VAR yang secara manual menghubungkan garis melintasi lapangan ke pemain dan memilih kapan bola telah ditendang. 

Sebuah sensor akan ditempatkan di tengah bola pertandingan, merekam data 500 kali per detik untuk mendeteksi saat bola telah ditendang. 

BACA JUGA:  Newcastle Mengamankan Kualifikasi Liga Champions

Semua pemain akan dipetakan untuk membuat model AI dari posisi mereka.  Metode yang mirip dengan teknologi garis gawang. Waktu yang dibutuhkan untuk membuat keputusan offside VAR harus dikurangi dari rata-rata 70 detik menjadi 25 detik. 

Para penggemar di dalam stadion dan penonton yang menonton di televisi akan diberikan animasi 3D untuk menunjukkan offside dengan jelas.

Dan seperti dilansir ESPN,  pada 1 Juli bahwa teknologi tersebut telah disetujui untuk digunakan dan diharapkan Piala Dunia akan menjadi kompetisi besar pertama yang akan menampilkannya. 

BACA JUGA:  Manajer Jerman: Kami Tidak Bisa Menahan Air Mata Ini

FIFA menguji cobanya dalam kompetisi selama tiga tahun terakhir, yang berpuncak pada tes langsung di Piala Dunia Antarklub di Qatar pada bulan Februari ketika Alameri Zayed dari Al-Jazira adalah pemain pertama yang golnya dianulir menggunakan SAOT.

Pada saat yang sama, UEFA telah melakukan total 188 tes sejak 2020, termasuk semua pertandingan di Liga Champions UEFA musim lalu, babak sistem gugur Liga Champions Wanita UEFA dan Euro 2022 Wanita.

“UEFA terus mencari solusi teknologi baru untuk meningkatkan permainan dan mendukung pekerjaan wasit,” kata Roberto Rosetti, kepala wasit UEFA dikutip dari ESPN. 

BACA JUGA:  Dembele Hampir Menyelesaikan Kontrak Lima Tahun Sama PSG

Sistem inovatif ini imbuhnya, akan memungkinkan tim VAR untuk menentukan situasi offside dengan cepat dan lebih akurat, meningkatkan alur permainan dan konsistensi keputusan.

“Sistem ini siap digunakan dalam pertandingan resmi dan diimplementasikan di setiap venue Liga Champions,” ujar mantan wasit itu. 

“Keputusan offside seharusnya hanya memakan waktu lebih lama dari rata-rata 25 detik jika melibatkan beberapa elemen offside, atau jika ada aspek subjektif yang lebih rumit seperti pemain penyerang yang mengganggu permainan,” sambung Roberto.(maq)

BAGIKAN