edisiana.com – Arsenal kehilangan performa apiknya menjelang menghadapi Paris Saint-Germain. The Gunners keok 1-2 saat menjamu Bournemouth pada Sabtu malam kemarin.
Declan Rice membawa The Gunners unggul pada menit ke-34. Dia berlari menyambut umpan balik apik Martin Ødegaard dan mengecoh kiper Kepa Arrizabalaga. Lantas menghasilkan penyelesaian apik pada penampilannya yang ke-100 untuk Arsenal.
Tuan rumah memiliki sejumlah peluang untuk memperbesar keunggulan. Bukayo Saka melepaskan tendangan melengkung yang melebar tipis. Tapi Dean Huijsen membawa Bournemouth menyamakan kedudukan pada menit ke-67.
Saat ia menyundul bola lemparan jauh pemain pengganti Antoine Semenyo ke sudut bawah gawang. Kemudian Evanilson mencetak gol lewat sundulan dari tendangan sudut delapan menit kemudian.
Sekaligus melengkapi pembalikan keadaan setelah peninjauan VAR yang panjang menentukan tidak ada bukti konklusif bahwa ia menangani bola.
Arsenal tidak mampu menciptakan peluang lainnya dan telah kehilangan 21 poin dari posisi menang musim ini, yang sekarang bergantung pada upaya membalikkan defisit 1-0 pada pertandingan leg kedua semifinal Liga Champions hari Rabu di Paris Saint-Germain.
Kemenangan Bournemouth berarti mereka berhasil menang dua kali atas Arsenal untuk pertama kalinya dan naik ke peringkat kedelapan. Untuk bermain di kompetisi Eropa musim depan, dengan 53 poin dari 35 pertandingan.
Martin Odegaard mengakui performa menurun di babak kedua. “Mereka mencetak gol dan kami kehilangan kendali permainan, babak kedua tidak dapat diterima,” jawab Odegaard dikutip dari ESPN pada hari ini.(maq)











