edisiana.com – Liverpool sempurna. Menang 2-0 menjamu klub Italia Bologna di Anfield pada Kamis ini. Dan ini menjadi kemenangan kedua mereka di kompetisi Liga Champions.
Suasana meriah menyambut Slot dan para pemainnya pada pertandingan pertama mereka di Anfield di kompetisi top Eropa setelah setahun berlalu.
Pasukan Slot telah mengalahkan AC Milan 3-1 dalam pertandingan tandang. Dan Liverpool tidak mengecewakan.
Alexis Mac Allister membuka gol pada menit ke-11, memanfaatkan umpan silang Salah dari jarak dekat. Namun Bologna berhasil menyamakan kedudukan, tapi akhirnya dianulir. Karena offside.
Liverpool gagal mencetak gol kedua pada menit ke-17. Saat striker Darwin Núñez berlari mengejar umpan lalu dengan tenang melepaskan tembakan melewati Lukasz Skorupski. Sayang pemain Uruguay itu sudah terjebak offside.
Setelah nyaris kehilangan beberapa peluang mencetak gol, pemain andalan The Reds Salah akhirnya menambah gol.
Pemain asal Mesir itu menyentuh bola melewati Juan Miranda sebelum melepaskan tembakan melengkung ke sudut atas.
Beberapa saat sebelum golnya, tembakan pemain berusia 32 tahun itu melebar sambil memegangi kepalanya karena frustrasi.
Bologna bukannya tanpa peluang. Mereka mencatatkan 12 tembakan berbanding sembilan tembakan Liverpool.
Upaya Dan Ndoye membentur tiang di babak pertama dan beberapa detik kemudian Alisson terpaksa menyelam untuk menghentikan tembakan Kacper Urbanski.
Kemenangan Liverpool merupakan kemenangan keenam kali Liga Champions, terakhir pada tahun 2019. Mereka akan berusaha mempertahankan rekor sempurna bermain di RB Leipzig pada 23 Oktober mendatang.
“Kami beruntung memilikinya.Salah adalah pemain yang banyak membantu kami, terkadang terlihat seperti dia tidak bermain, tapi tiba-tiba dia mendapat sentuhan sempurna, dia menempatkan bola di pojok atas. Itu kualitasnya, kekuatannya juga,” kiper Liverpool Alisson dikutip dari ESPN.(maq)










