Pecah Penantian 88 Tahun, Swiss Melaju ke 16 Besar Usai Tumbangkan Aljazair 2-0

Pertemuan Swiss dan Aljazair di babak 32 besar Piala Dunia. Foto: via MD

edisiana.com – Swiss akhirnya memutus penantian panjang. Tim berjuluk Nati itu meraih kemenangan pertama di fase gugur Piala Dunia setelah 88 tahun dengan menundukkan Aljazair 2-0, Jumat ini.

Kemenangan tersebut sekaligus mengantarkan Swiss lolos ke babak 16 besar untuk keempat kalinya secara beruntun.

Meski Aljazair lebih dominan dalam penguasaan bola dengan 56 persen, efektivitas serangan menjadi milik skuad asuhan Murat Yakin.

Swiss membuka keunggulan saat laga baru berjalan 10 menit. Johan Manzambi memperlihatkan aksi individu yang apik sebelum mengirim umpan matang kepada Breel Embolo. Penyerang Swiss itu dengan mudah menceploskan bola ke gawang yang sudah kosong untuk membawa timnya unggul 1-0.

BACA JUGA:  Gara-gara Tidak Nomor Satu, Kelleher Ingin Hengkang dari Liverpool

Swiss langsung menggandakan keunggulan hanya 48 detik setelah babak kedua dimulai. Umpan silang yang gagal dibuang sempurna oleh lini pertahanan Aljazair jatuh ke kaki Dan Ndoye. Tanpa kesulitan, Ndoye melepaskan tembakan yang mengubah skor menjadi 2-0.

Swiss sebenarnya berpeluang menang dengan margin lebih besar. Pemain pengganti Fabian Rieder memperoleh kesempatan emas saat berhadapan dengan gawang kosong. Namun, peluang tersebut gagal dikonversi menjadi gol.

BACA JUGA:  City Tertarik karena Fisik Ramos Seperti Pemain Muda

Meski demikian, kegagalan itu tidak memengaruhi hasil akhir. Swiss memastikan kemenangan 2-0 dan berhak melaju ke babak 16 besar.

Pada fase berikutnya, menukil ESPN, Swiss akan kembali bermain di Vancouver untuk menghadapi pemenang duel Kolombia kontra Ghana.

Sementara itu, Aljazair harus mengakhiri langkahnya di turnamen. Mereka juga masih harus menunggu setidaknya empat tahun lagi untuk memburu kemenangan pertama di fase gugur Piala Dunia.(maq)