edisiana.com – Barcelona mulai memetakan masa depan lini serangnya seiring bertambahnya usia penyerang utama mereka, Robert Lewandowski.
Klub Catalan itu telah lama melakukan analisis terkait potensi kehilangan sang bomber dan menyadari perlunya sosok nomor 9 kelas dunia yang mampu menjadi tumpuan dalam beberapa musim ke depan.
Pasar penyerang tengah memang cukup dinamis dalam beberapa tahun terakhir.
Pada bursa transfer musim panas lalu, sejumlah nama seperti Alexander Isak, Hugo Ekitiké, Viktor Gyökeres, dan João Pedro menjadi komoditas panas di pasar transfer.
Selain itu, terdapat pula opsi lain seperti Benjamin Šeško dan Victor Osimhen. Sebelumnya, pasar penyerang elite juga diwarnai kepindahan Harry Kane dari Tottenham Hotspur ke Bayern Munich.
Namun, untuk proyek jangka panjang kali ini, Barcelona disebut telah menentukan prioritas utama.
Dengan menganggap peluang merekrut Erling Haaland masih terlalu sulit diwujudkan dalam waktu dekat, Blaugrana menjadikan Julián Álvarez sebagai target nomor satu.
Ada sejumlah alasan yang membuat Álvarez berada di posisi teratas daftar incaran. Menurut MD, pada usia 26 tahun, penyerang asal Argentina itu dinilai memiliki paket komplet untuk menjadi ujung tombak modern.
Ia mampu terlibat dalam pembangunan serangan dari lini belakang, agresif saat melakukan pressing, serta memiliki kemampuan mencetak gol melalui situasi bola mati, termasuk tendangan bebas.
Tak hanya aspek teknis, faktor mentalitas juga menjadi pertimbangan penting. Setelah mengalami masa tanpa gelar bersama Atlético Madrid, Álvarez dinilai memiliki motivasi besar untuk kembali meraih trofi.
Di sisi lain, statusnya sebagai salah satu figur sepak bola Argentina yang memiliki daya tarik media tinggi membuatnya dianggap cocok dengan kebutuhan Barcelona, baik di dalam maupun di luar lapangan.(maq)









