Ribuan Suporter MU Rusuh

1068
Massa fans MU marah dengan melempar botol kepada petugas dan memaksa masuk ke Stadion Old Trafford. Foto: AFP

Bola, edisiana.com – Ribuan suporter Manchester United melakukan unjuk rasa di depan Stadion Old Trafford, pada Ahad, 2 Mei 2021. Dua anggota polisi terluka akibat amukan para massa. Laga Manchester United versus Liverpool pun akhirnya ditunda.

Ribuan massa itu kabarnya memprotes dengan pemilik klub Manchester United, Glazer.

Kepolisian Greater Manchester mengatakan petugas memang sudah mengetahui tentang rencana demo di Old Trafford jelang pertandingan MU kontra Liverpool.

“Sore ini, kelompok pengunjuk rasa mulai berkumpul di Old Trafford dan secara terpisah di The Lowry Hotel, Salford tempat para pemain United menginap. Menjelang sore sekitar 200 pengunjuk rasa berkumpul di luar Lowry dan lebih dari 1.000 di Old Trafford,” kata pernyataan polisi setempat seperti dilansir The Sun

BACA JUGA:  Barcelona Berterimakasih kepada Madrid

Petugas terus memantau situasi di lapangan. Jumlah mereka yang hadir makin bertambah. Para massa itu awalnya hanya ingin melakukan protes damai.

“Namun pengunjuk rasa di luar Old Trafford tiba-tiba menjadi sangat agresif dan menyerang polisi sebelum sekelompok sekitar 100 orang meringsek masuk ke lapangan, sementara beberapa staf United terpaksa sembunyi di ruangan,” tegasnya lagi.

Polisi pun lalu mencoba menggusur mereka. Tapi massa makin marah. Kerusuhan pun tak bisa dihindari. Petugas berkuda dilempari botol.

BACA JUGA:  Manchester United Memilih Antara Pochettino dan Rodgers

“Dua petugas terluka dan satu petugas diserang dengan botol dan mengalami luka parah di wajahnya, yang membutuhkan perawatan di rumah sakit,” terangnya.

Karena situasi tidak kondusif polisi menambahkan pasukan untuk membantu anggota kepolisian Greater Manchester.

“Setelah berdiskusi dengan Liga Premier, Dewan Trafford dan klub, memutuskan untuk menunda pertandingan demi alasan keamanan,” jelas polisi.

Diperkirakan 10.000 penggemar MU berkumpul secara massal di luar Theatre of Dreams. Mereka protes terhadap pemilik klub Amerika, karena  bergabung dengan Liga Super Eropa kendati sudah dibatalkan.

BACA JUGA:  Berada dì Puncak Grup C, Jepang Melenggang ke Babak 16 Besar

Fans bahkan memblokir skuad United untuk meninggalkan Hotel Lowry  karena pertandingan akhirnya dibatalkan satu jam setelah waktu kick-off pukul 16.30 waktu setempat.

Para pemain dan staf akhirnya meninggalkan hotel pada pukul 19.15, dengan pengawalan polisi.

Asisten Kepala Polisi GMP Russ Jackson menambahkan: “Perilaku pendemo di Old Trafford dan The Lowry Hotel sangat berbahaya.”

“Kami memahami semangat yang dimiliki banyak pendukung untuk tim mereka dan kami sepenuhnya menghormati hak untuk melakukan protes damai,” imbuhnya.(maq)

BAGIKAN