Arsenal Percaya Diri Akhiri Puasa Gelar 22 Musim
edisiana.com – Mikel Arteta tak ingin masa lalu kembali menghantui Arsenal. Manajer asal Spanyol itu yakin The Gunners memiliki semua yang dibutuhkan untuk mengakhiri penantian panjang gelar liga Inggris yang telah berlangsung selama 22 musim.
Dia pun menantang para pemainnya untuk mematahkan apa yang ia sebut sebagai “kutukan Tahun Baru”.
Arsenal, salah satu klub paling bersejarah di Inggris, belum lagi mengangkat trofi Liga Premier sejak musim legendaris 2003/2004.
Namun musim ini, di bawah arahan Arteta, tim London Utara itu memimpin klasemen, unggul atas Manchester City asuhan Pep Guardiola, dan memasuki paruh kedua musim dengan penuh keyakinan.
Meski demikian, bayang-bayang masa lalu masih ada. Ini bukan kali pertama Arsenal menyambut periode Natal sebagai kandidat kuat juara, hanya untuk kemudian tergelincir di bulan-bulan penentuan. Arteta sadar betul akan sejarah itu, dan justru menjadikannya bahan bakar motivasi.
“Kita akan menerobos. Itulah yang disampaikan para pemain setiap hari. Anda bisa melihat keinginan dan energi mereka, betapa besarnya keinginan mereka,” ujar Arteta, dikutip dari Mundo Deportivo pad hari ini.
Pelatih berusia 42 tahun itu menekankan pentingnya menikmati proses, tanpa terbebani target jangka panjang. “Masih ada lima bulan lagi. Kita harus menikmati proses yang kita jalani hari demi hari,” tambahnya.
Untuk saat ini, Arteta menegaskan fokus Arsenal sepenuhnya tertuju pada satu hal: laga berikutnya. Bournemouth menjadi satu-satunya lawan yang ada di benaknya.
“Kami sangat senang dengan posisi kami. Satu-satunya yang ada di pikiran kami adalah Bournemouth, pertandingan berikutnya,” tegas Arteta.
Pesannya jelas: jika Arsenal ingin mengakhiri paceklik gelar, semuanya harus dimulai dengan menaklukkan rintangan terdekat—tanpa melihat terlalu jauh ke bulan Mei.(maq)











