edisiana.com – Persaingan Liga Inggris kian ketat. Dan Liverpool memiliki peluang untuk naik ke puncak klasemen pada hari Minggu besok. Karena lawan yang dijamunya Fulham yang tengah loyo.
Setelah hanya kalah dua kali dalam 20 pertandingan di semua kompetisi musim ini, Liverpool diperkirakan akan menyingkirkan Fulham yang berada di urutan ke-14 klasemen.
Cottager hanya memenangkan satu dari lima pertandingan liga terakhir mereka di Premier League. Selain itu, hanya Luton , Sheffield United, dan Burnley yang mencetak gol lebih sedikit dibandingkan tim asuhan Marco Silva di kompetisi papan atas.
Meski begitu, Klopp tidak menganggap remeh dan ingin menyoroti kualitas serangan lawan, serta memberikan pujian ekstra khusus untuk pemain sayap veteran mereka, Willian.
“Mereka mempunyai bola mati yang sangat kreatif, sangat kreatif, jadi kami perlu memastikan bahwa kami mempersiapkannya dengan baik,” kata manajer Klopp dikutip dari MetroSports pada Sabtu ini.
“Marco adalah manajer papan atas, dia melakukan pekerjaannya dengan cemerlang di liga yang kuat, saya tidak mengatakan mereka terlalu berprestasi, tapi mereka melakukannya dengan sangat baik dan ini adalah tim sepak bola yang sangat bagus,” tambahnya menjelaskan. 
“Dengan [Raul] Jimenez di depan, [Carlos] Vinicius, dan kemudian salah satu yang terhebat, si kecil keriting [Willian], salah satu pemain terhebat yang pernah ada di Premier League, yang masih terus melaju dan terus melaju dan [Andreas ] Pereira,” puji Klopp melanjutkan.
Menurut dia, Fulham merupakan tim sepak bola yang bagus, diatur dengan baik dan menjadikannya istimewa, dan bisa menciptakan atmosfer yang baik untuk menyulitkan pihak lawan.
“Tapi kali ini di Anfield, ini kandangnya dan kami harus memastikan ini akan sangat sulit bagi mereka,” ujarnya.
Bahkan, Klopp menjelaskan, di usianya yang sudah menginjak 35 tahun, Willian masih tampil cemerlang dengan mencatatkan 14 kontribusi gol sejak bergabung dengan Fulham musim lalu.
Mantan bintang Brasil ini telah mencetak 46 gol dan membuat 43 assist dalam 298 penampilan di Premier League. Dia terkenal karena masa kerja tujuh tahunnya di Chelsea di mana ia memenangkan dua gelar liga, Piala FA, Piala Liga, dan Liga Europa.
Meski tidak diragukan lagi merupakan ikon Premier League, mungkin sulit untuk menempatkannya di peringkat yang sama dengan pemain sayap terbaik di kompetisi ini.(maq)
Meski Sedang Loyo, Tapi Fulham Ada Si Kecil Keriting











