edisiana.com – Fans Ranger membludak di stadion Dens Park pada dinihari tadi. Laga sempat ditunda 45 menit lantaran secara serentak menghidupkan kembang api.
Pertandingan baru dimulai, ketika suporter tandang menyalakan suar di Stand Bob Shankly yang tampaknya memicu alarm kebakaran.
Polisi mengendalikan situasi, dan wasit Kevin Clancy akhirnya membawa pemain dan staf kembali ke terowongan.
Setelah jeda 19 menit, Rangers mendominasi saat permainan dimulai kembali. Mereka memimpin lebih dulu melalui Ryan Jack.
Gol di babak kedua dari Danilo, Sam Lammers dan Cyriel Dessers kemudian menyusul sebelum penalti pada menit ke-90 dari kapten James Tavernier memastikan kemenangan tandang yang mengesankan.
Sambil memuji dukungan vokal yang diterima timnya dari basis penggemar keliling, Clement berharap tidak akan ada lagi gangguan kembang api di masa depan.
“Saya harap klub tidak mendapat sanksi. Kami ke sini saat pemanasan dan tribun penonton penuh, semua orang bernyanyi dan mendukung para pemain, memberikan banyak energi,” kata bos Ibrox seperti dikutip dari Daylimail pada Kamis ini.
“Itu adalah hal yang sangat penting. Kami juga merasakan dinamika antara fans dan pemain berubah dan itu karena kedua belah pihak,” tambahnya.
Menurutnya, para suporter bersikap positif terhadap para pemain dan para pemain melakukan hal yang benar di lapangan. Hal-hal itu perlu terus dilakukkan karena masuk ke dalam bukanlah hal yang baik.
Kemenangan Liga Utama ketiga berturut-turut bagi Clement membuat timnya terpaut lima poin dari Celtic menjelang semifinal Piala Viaplay hari Minggu ini melawan Hearts.(maq)











