Pep: Saya Tidak akan Pernah Ragu Sedetik Pun

265
Pep berbincang dengan Lillo yang akan menjadi pelatih Qatar AL-Saad. Foto: Marca

Bola, edisiana.com Liga Premier akhir pekan ini akan digelar. Manchester City di pertandingan perdana langsung mendapat lawan berat yakni West Ham United. 

Pertandingan tersebut akan berlangsung dì markas The Hammers di Stadion Olimpiade London pada pukul 22.30 WIB pada Ahad, 7 Agustus 2022. 

Manchester City mengalami laga yang sulit di Piala Community Shield. Kalah dengan skor 1-3 atas Liverpool. Dan sebelumnya hanya menang 1-0 melawan Bayern Munchen di pertandingan persahabatan. 

BACA JUGA:  Pep: Gabriel Mau Pindah, Saya Tak Peduli yang Penting Bahagia

Di pembukaan Premier League The Citizens langasung dapat lawan West Ham United.  Catatan pertandingan di kandang West Ham, City cukup bagus.  Namun pada pertandingan musim lalu City ditahan imbang 2-2. 

Pada Sabtu, 13 Agustus berikutnya City melakukan pertandingan di kandang pertama melawan Bournemouth yang baru dipromosikan.

“Pertandingan melawan West Ham dan Bournemouth akan menentukan level kami dan apa yang harus kami lakukan.Dan jika prosesnya tidak sempurna, kami akan memperbaiki dan meningkatkan. Itu yang akan terjadi,” kata pelatih Manchester City, Pep Guardiola dikutip dari situs klubnya pada hari ini. 

BACA JUGA:  Mbappe Diragukan Main saat Melawan City

Guardiola masih yakin dengan kemampuan anak asuhnya. Apalagi dia sudah tahu karakter para pemain. Namun demikian dia tidak bisa memprediksi The Sky Blue menjuarai Liga Premier musim ini. 

“Tidak ada yang bisa memprediksi apa yang akan terjadi selama 10 bulan ke depan, dan tidak ada alasan untuk tidak percaya diri, tidak ada alasan,” tegas bos City.

BACA JUGA:  Liverpool Pantang Menyerah Mengejar City

Menurutnya, para pemainnya tidak hanya memikirkan liga Inggris tapi juga liga Champions. “Saya tidak tahu apa yang akan terjadi di akhir musim atau sepanjang musim. Saya tidak tahu,” ucapnya. 

“Tapi saya cukup yakin saya mengenal orang-orang ini dan saya tidak akan pernah ragu sedetik pun tentang itu. Kami kalah di final, kami lebih suka menang. Kami sangat menghormati dan menghargai lawan,” sambungnya.(maq)

BAGIKAN