edisiana.com – Chelsea kembali bergolak. Kepergian Enzo Maresca dari kursi pelatih kepala pada Kamis lalu, di tengah ketegangan internal dengan manajemen dan pemilik klub, membuka bab baru di Stamford Bridge. Dan satu nama kini mencuat paling kuat: Liam Rosenior.
Manajer Strasbourg itu disebut-sebut sebagai kandidat terdepan untuk mengambil alih kendali Chelsea. Proses pencarian pengganti Maresca tengah berlangsung, dan pelatih asal Inggris berusia 41 tahun tersebut dipahami memiliki dukungan signifikan dari internal klub.
Menurut laporan BBC, Chelsea memang masih mempertimbangkan beberapa opsi lain. Nama Francesco Farioli, pelatih Porto, juga masuk dalam daftar kandidat potensial. Namun Rosenior berada selangkah lebih maju.
Faktor koneksi menjadi kunci. Strasbourg saat ini dimiliki oleh BlueCo, perusahaan investasi yang sama—konsorsium yang mengambil alih Chelsea pada 2022. Hubungan struktural ini membuat transisi Rosenior ke London dinilai lebih mulus dan realistis.
Rosenior sendiri bukan sosok asing dalam proyek jangka menengah. Mantan pelatih Hull City itu dikenal sebagai figur progresif, dengan pendekatan modern dan kemampuan mengembangkan pemain muda—profil yang selaras dengan visi Chelsea era baru.
Bahkan, Strasbourg sudah mulai mempertimbangkan kandidat pengganti Rosenior, sebuah indikasi kuat bahwa kepindahannya semakin dekat.
Chelsea sejatinya pernah menjajaki berbagai opsi sebelum menunjuk Maresca pada 2024. Saat itu, klub mewawancarai
Roberto De Zerbi (Marseille), Kieran McKenna (Ipswich), hingga Thomas Frank, yang kala itu masih bersama Brentford sebelum akhirnya hijrah ke Tottenham.
Kini, roda kembali berputar.
Chelsea kembali di persimpangan jalan—dan semua tanda mengarah pada Liam Rosenior sebagai arsitek berikutnya di proyek ambisius Stamford Bridge.(maq)











