Bristol City Mengamuk, Portsmouth Hancur Lebur

Pemain Bristol City merayakan pesta gol. Foto: via BBC

edisiana.com – Bristol City mengirim pesan keras ke Championship. Di hadapan publik sendiri, The Robins melumat Portsmouth 5-0, sebuah kemenangan brutal yang membawa mereka hanya satu poin dari zona play-off. Panggung milik Bristol City—dan khususnya milik Sinclair Armstrong.

Portsmouth datang dengan kepercayaan diri tinggi. Kemenangan dramatis atas Charlton di awal pekan membuat pasukan John Mousinho tampak siap menantang.

Namun itu hanya ilusi. Setelah tekanan awal, semuanya runtuh dengan cepat.
Momen pertama menjadi titik balik.

Tendangan bebas Twine yang diblok jatuh di kaki Randell di tepi kotak penalti. Kontrol dada, satu sentuhan, lalu tembakan melengkung sempurna ke sudut kanan atas gawang. Tak terjangkau. Ashton Gate bergemuruh.

BACA JUGA:  Ini Kata Pep Guardiola Soal Walker dan Palmer

Pompey mencoba bangkit, tapi justru menusuk diri sendiri. Umpan kiper Schmid dipotong oleh Memeti, yang berlari bebas menuju gawang. Tembakannya memang mengenai pemain lawan, namun bola tetap bersarang di jaring. Kekacauan mulai merajalela.

Babak kedua menjadi mimpi buruk tanpa akhir bagi tim tamu. Umpan silang Neto Borges jatuh manis ke kaki Twine. Tanpa ampun, voli indahnya menghujam gawang saat Schmid terjatuh tak berdaya. 3-0, dan pertandingan praktis selesai.

Dari bangku cadangan, Sam Bell menambah penderitaan Portsmouth. Ia memanfaatkan kesalahan fatal Schmid, lalu dengan tenang mengopernya ke Sinclair Armstrong. Satu sentuhan, satu tembakan—gol keempat.

BACA JUGA:  Salah Desain, Adidas Stop Penjual Jersey Arsenal

Portsmouth sempat melihat secercah harapan. Menjelang menit ke-70, Mackenzie Kirk mendapatkan sundulan bebas dari jarak enam yard. Namun Max O’Leary tampil sebagai tembok terakhir, menepis peluang terbaik Pompey malam itu.
Lalu datang klimaksnya.

Armstrong, yang musim ini kerap kesulitan sejak bergabung pada musim panas 2024, menunjukkan kualitas sejatinya. Menerima bola dengan membelakangi gawang, ia berputar cepat dan melepaskan tembakan keras ke sudut atas gawang. Gol kelima. Brace. Penebusan.

BACA JUGA:  De Bruyne: Ini Memalukan! Harusnya Kami Menang

Peluit akhir berbunyi, dan pesan pun jelas: Bristol City serius.

Manajer Gerhard Struber tak menyembunyikan kepuasannya.“Hasil ini hampir sempurna. Kami menjalankan strategi tekanan tinggi dengan sangat baik dan itulah yang membuat saya sangat senang,” ujarnya dinukil BBC.

Championship kini harus waspada. Bristol City sedang panas—dan play-off bukan lagi mimpi.(maq)