edisiana.com – Vincent Kompany mulai bekerja sejak ditunjuk sebagai manajer Bayern Munich. Rekan duetnya di Manchester City, Oleksandr Zinchenko akan menjadi rekrutan pertamanya di musim transfer ini.
Penunjukan pelatih berusia 38 tahun itu menjadi keputusan yang mengejutkan. Sebab, Kompany gagal mempertahankan Burnley tetap di Liga Utama Inggris. Yang akhir musim ini Burnley terdegradasi ke Championship.
Menurut Mirror, tugas utama Kompany sebagian besar akan terfokus pada hal-hal di lapangan. Namun dia bisa memberikan masukan dalam transfer klub musim panas ini. Dan salah satunya, mantan rekan satu timnya.
Zinchenko bergabung dengan Arsenal hampir dua tahun lalu. Dan langsung menjadi favorit, membintangi peran bek kiri yang membantu mengubah The Gunners menjadi penantang gelar.
Namun, lawan dengan cepat memahami taktik Mikel Arteta, dan performa Zinchenko menurun drastis musim lalu. tim-tim mulai mengungkap kelemahan pertahanannya.
Memang, mantan bintang City itu mengakhiri musim lalu sebagai bek kiri pilihan ketiga Arsenal di belakang Takehiro Tomiyasu dan Jakub Kiwior.
“Bangga dengan tim dan senang menjadi salah satu dari kalian The Gunners,” tulis pemain asal Ukraina itu dalam pesan kepada penggemar Arsenal di Instagram awal bulan ini seperti dilansir MetroSports pada Sabtu ini.
Ia pun mengakui penurunan pribadinya dan sering duduk di bangku cadangan. “Secara pribadi, saya sepenuhnya memahami bahwa ini bukanlah musim terbaik saya, dan pertama-tama saya berjanji kepada semua penggemar bahwa saya akan kembali dengan lebih kuat,” terangnya.
Sementara itu, Arsenal telah dikaitkan dengan banyak bek kiri musim panas ini, dengan Quilindschy Hartman dari Feyernoord. Pemain ini dikabarkan menjadi target utama selama jendela transfer.
Bayern, juga sedang mencari bek kiri baru mengingat ketidakpastian yang terus berlanjut seputar masa depan Alphonso Davies.
Pemain Kanada tersebut telah menolak untuk menandatangani kontrak baru dan, dengan negosiasi yang terhenti. Terakhir disebutkan Real Madrid telah menyatakan minat yang kuat terhadap pemain tersebut.(maq)










