Dengan Adanya IPAl, Lingkungan Aman

408
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi. Foto: BP Batam

Batam, edisiana.com Pembangunan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) di Bengkong Sadai, merupakan bentuk dari upaya dari pemerintah untuk mengamankan lingkungan. Sebab jika ingin membangun industri di Kota Batam, syaratnya adalah kota ini harus bersih dan tersedia fasilitas pengelolaan limbah yang baik.

BACA JUGA:  Terpikat Investasi di Batam, Denmark akan Datang Lagi pada Januari 2022

Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi dalam rilisnya pada Senin, 1 Februari 2021. Rudi, mengatakan, dari 7 hektare luas tanah yang dimiliki IPAL Bengkong Sadai, baru 3 hektare lahan yang dimanfaatkan.

Ia berharap, 4 hektare yang tersisa dapat segera dibangun fasilitas IPAL BP Batam. “Fokus kami adalah bagaimana pengelolaan air limbah di Kota Batam per kecamatan dapat terakomodir. Karena saat ini baru 11.000 rumah di Batam Center yang sudah tersambung dengan IPAL BP Batam,” ujar Rudi.

BACA JUGA:  Indogrosir Batam Bisa Melayani 5.000 Pelanggan UMKM

Menurutnya, apabila IPAL BP Batam sudah mengakomodir seluruh rumah di Batam, penggunaan septic tank di rumah-rumah dapat diminimalisir.

Selain itu, ia menambahkan, saat ini, masih didapati pembuangan ke laut limbah bersih yang telah dikelola.

Rudi berharap, seluruh limbah dapat dikembalikan ke darat agar diolah menjadi pupuk kompos dan air bersih.(maq)

BACA JUGA:  Ditpam Padamkan Kebakaran dari Legenda Hingga Bukit Harimau
BAGIKAN