Elche Gagal Akhiri Kutukan, Real Madrid Menang Dramatis 3-2

Espí dan Mbappe selebrasi usai menaklukkan Elche. Foto: via MD

edisiana.com —Harapan Elche untuk mengakhiri kutukan 48 tahun tanpa kemenangan atas Real Madrid kembali kandas. Sempat bangkit dan menyamakan kedudukan, Elche akhirnya harus mengakui keunggulan Los Blancos dengan skor 2-3 dalam lanjutan LaLiga, Rabu dini hari.

Bermain di hadapan pendukung sendiri, Elche mengawali pertandingan dengan cukup meyakinkan. Mereka berani menekan dan beberapa kali mengancam pertahanan Madrid. Namun, agresivitas tersebut belum diimbangi pertahanan yang solid.

Madrid justru mampu membuka keunggulan melalui gol yang bermula dari tendangan bebas Arda Güler. Bola membentur tiang, melintas garis gawang, lalu memantul mengenai kiper Elche sebelum masuk ke gawang. Skor berubah menjadi 0-1.

Unggul lebih dulu membuat Madrid semakin percaya diri. Tekanan demi tekanan terus dilancarkan ke pertahanan tuan rumah. Pada menit ke-33, Kylian Mbappé menggandakan keunggulan Madrid menjadi 0-2.

BACA JUGA:  Inter Miami Menang Lagi, Messi Tinggal Selangkah dari Sejarah

Mbappé sebenarnya kembali mencatatkan namanya di papan skor beberapa menit berselang. Namun, gol pada menit ke-41 tersebut dianulir karena berada dalam posisi offside.

Di sisi lain, Elche tidak berhenti menyerang. Mereka beberapa kali menciptakan situasi berbahaya, tetapi penyelesaian akhir belum mampu menghasilkan gol. Hingga turun minum, Madrid tetap memimpin 2-0.

Memasuki babak kedua, pelatih Elche Martín Anselmi melakukan perubahan dengan memasukkan Thomas Lemar. Pergantian tersebut memberikan tambahan tenaga bagi lini serang tuan rumah.

Hasilnya mulai terlihat pada menit ke-71. Osorio berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2. Gol tersebut sempat mendapat protes keras dari kubu Madrid, tetapi wasit tetap mengesahkannya.

BACA JUGA:  Debut Pahit Riera: Frankfurt Gagal Menang, Union Berlin Menyelamatkan Diri di Menit Akhir

Elche semakin percaya diri. Tekanan terus diberikan untuk mencari gol penyeimbang. Perjuangan mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-83 setelah Fer Niño mencetak gol untuk membuat skor menjadi 2-2.

Momentum pertandingan pun berbalik. Elche berada di atas angin dan berpeluang mengakhiri penantian panjang mereka. Namun, Madrid menunjukkan mentalitasnya di menit-menit akhir.

José Mourinho merespons dengan memasukkan Espí dan Endrick untuk menambah daya gedor. Keputusan tersebut akhirnya berbuah manis.

Pada menit ke-91, Espí berhasil mencetak gol penentu kemenangan setelah menerima umpan dari Mbappé. Bola bersarang di gawang Elche dan mengubah skor menjadi 2-3.

BACA JUGA:  Al Nassr Kalahkan Al Ittihad dan Ronaldo Cetak Gol Lagi

Elche masih berusaha mencari gol penyama pada sisa waktu pertandingan. Namun, hingga peluit panjang berbunyi, tidak ada perubahan skor.

Real Madrid pun membawa pulang kemenangan dramatis 3-2. Sementara, menukil MD, bagi Elche, kekalahan tersebut kembali memperpanjang penantian mereka untuk menaklukkan Madrid.(maq)