Jamal Musiala Ungkap Kondisi Kesehatan Usai Dua Kali Pingsan

Jamal saat ditarik setelah mengalami pingsan. Foto: via BBC

edisiana.com – Bintang Bayern Munich, Jamal Musiala, angkat bicara setelah dua kali mengalami insiden pingsan dalam laga persahabatan. Pemain 23 tahun itu menyampaikan kondisi kesehatannya melalui unggahan di Instagram untuk meredakan kekhawatiran klub dan para pendukung.

Musiala mengungkapkan bahwa dirinya telah didiagnosis mengalami kejang absensi sementara. Kondisi tersebut, menurut dia, berkaitan dengan disfungsi neurologis, namun mudah ditangani.

“Saya telah didiagnosis menderita kejang absensi sementara, singkat, tetapi mudah diobati, yang disebabkan oleh disfungsi neurologis,” jelas Musiala dinukil dari BBC pada hari ini.

BACA JUGA:  Kalah Klub Jepang, City Ketemu Fluminense di Final

Insiden terbaru terjadi ketika Musiala tampil sebagai pemain pengganti dalam kemenangan Bayern dengan skor 4-2 atas Heidenheim. Hanya enam menit setelah masuk lapangan, dia tiba-tiba pingsan.

Musiala terlihat linglung ketika mendapat perawatan medis di lapangan. Dia kemudian harus dibantu meninggalkan area pertandingan.

Kejadian tersebut bukan yang pertama dialami Musiala dalam beberapa hari terakhir. Sebelumnya, dia juga sempat pingsan saat memperkuat Bayern dalam pertandingan persahabatan melawan RB Leipzig di Munich, Sabtu. Dalam laga tersebut, Bayern menang 3-1.

BACA JUGA:  Kisah Thomas Tuchel, Manajer Timnas Inggris: Karir Bola Tamat di Usia Emas, Lalu Jadi Pelayan Bar (Bagian - 1)

Musiala menyadari dua insiden itu sempat membuat banyak pihak khawatir. Namun, dia berusaha menegaskan bahwa kondisi tersebut kini berada dalam penanganan.

“Hal ini dapat menyebabkan kejadian-kejadian baru-baru ini, seperti saat melawan Leipzig atau sekarang di Heidenheim. Saya tahu hal itu tampak menakutkan pada pandangan pertama, tetapi bagi saya, saat ini hal-hal itu hanyalah bagian dari kehidupan sehari-hari saya,” tambahnya.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi upaya Musiala untuk memberikan ketenangan kepada Bayern dan para suporter. Dia memastikan kondisi yang dialaminya dapat ditangani dan tidak perlu menjadi sumber kepanikan.(maq)