edisiana.com – Sebuah pulau kecil bernama Tabarca ingin menjadi daerah otonomi dari Spanyol. Meski hanya dihuni sekitar 50 orang, warganya ingin memiliki pemerintahan sendiri dan mengakhiri ketergantungan administratif pada Kota Alicante.
Pulau ini hanya memiliki sekitar lima puluh penduduk tetap, tetapi dikenal karena warisan sejarahnya, benteng kuno, serta perairannya yang jernih dan menjadi salah satu destinasi wisata paling populer di pesisir Mediterania.
Kini, Tabarca telah memulai proses untuk menjadi independen secara administratif dari Dewan Kota Alicante. Pulau yang terletak sekitar 20 kilometer dari pantai Alicante itu berupaya memperoleh otonomi agar dapat mengelola urusan lokal secara lebih efektif.
Menurut laporan media Spanyol, MD, tuntutan tersebut bukan bertujuan memisahkan diri sebagai negara merdeka, melainkan memperoleh status administratif yang memungkinkan pemerintah lokal mengambil keputusan sendiri terkait layanan publik, pelestarian lingkungan, hingga pengelolaan pariwisata.
Selama ini, warga Tabarca mengeluhkan berbagai persoalan, mulai dari lambatnya layanan administrasi hingga keterbatasan investasi infrastruktur karena seluruh kebijakan masih berada di bawah kewenangan Alicante.
Meski jumlah penduduknya sangat kecil, Tabarca memiliki nilai sejarah yang tinggi. Pulau ini merupakan satu-satunya pulau berpenghuni di wilayah Valencia dan telah ditetapkan sebagai kawasan cagar laut pertama di Spanyol berkat kekayaan ekosistem bawah lautnya.
Keinginan Tabarca untuk memperoleh otonomi kini menjadi perhatian di Spanyol. Jika proses tersebut berhasil, pulau mungil itu akan memiliki keleluasaan lebih besar dalam mengelola masa depannya tanpa harus memutus hubungan dengan negara Spanyol.(maq)











