Bola, edisiana.com – Nasib Ronald Koeman kini berada di ujung tanduk. Karena bermain imbang 0-0 melawan Cadiz, tim promosi pada dinihari tadi.
Padahal Koeman sudah diwanti-wanti agar memperoleh poin penuh. Barca memang sangat membutuhkan penampilan yang bagus melawan Cadiz yang baru dipromosikan.
Tapi justru penampilannya kurang bersemangat. Sekarang Barca mendekam di tempat ketujuh di klasemen sementara La Liga.
Hasil mengecewakan ini malahan menumpukkan tekanan bagi Koeman dari presiden klub Joan Laporta. Dan mempercepat mencari pelatih asal Belanda itu.
Pada laga Jumat dinihari ketegangan memuncak di babak kedua. Saat De Jong mendapat dua kartu kuning secara berurutan. Koeman tidak bisa menyembunyikan kemarahannya saat ia mondar-mandir di pinggir lapangan di Estadio Nuevo Mirandilla.
Dan situasi segera berubah lebih buruk bagi Koeman karena dia juga dikeluarkan dari lapangan oleh wasit Carlos del Cerro Grand usai memprotes kartu kuning pada menit akhir untuk Sergio Busquets.
Artinya Koeman akan diskors untuk dua pertandingan liga Barca berikutnya. “Di negara ini mereka mengirim tanpa bayaran,” kata Koeman yang marah tak lama setelah peluit akhir.
“Semua orang melihat ada bola kedua di lapangan kecuali wasit,” ujarnya menambahkan.
Meski hanya bermain sepuluh orang selama 25 menit terakhir, Barcelona menguasai 68 persen penguasaan bola. Memphis Depay nyaris menyegel tiga poin saat pertandingan berakhir.
“Secara umum, tim bermain bagus. Kami memiliki banyak penguasaan bola. Tapi sulit untuk menciptakan banyak peluanh,” terang Koeman.
Terkait masa depannya yang terancam di Barca, Koeman bersikeras bahwa dia senang dengan penampilan timnya. “Kami membuat tim lain bekerja keras untuk menutup ruang dan Anda melihat mereka kehilangan energi, itulah yang Anda cari,” lanjut mantan manajer Everton.(maq)











