edisiana.com – Perombakan besar di lini depan Arsenal tampaknya tak terelakkan pada bursa transfer musim panas mendatang. Dua nama besar, Kai Havertz dan Gabriel Jesus, disebut-sebut siap “dikorbankan” demi membuka jalan bagi kedatangan striker tajam milik Atletico Madrid, Julian Alvarez.
Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi finansial klub. Penjualan kedua pemain tersebut diproyeksikan untuk membantu mendanai transfer Alvarez, yang nilainya tidak murah.
Sebelumnya, The Gunners sudah cukup agresif di pasar transfer. Mereka menggelontorkan dana besar untuk memboyong Viktor Gyokeres dengan mahar £63,5 juta.
Tak berhenti di situ, Noni Madueke (£52 juta) dan Eberechi Eze (£70 juta) juga didatangkan ke Emirates Stadium.
Namun, aktivitas tersebut belum memuaskan manajemen. Direktur olahraga Arsenal, Andrea Berta, dikabarkan masih ingin melakukan sentuhan besar, khususnya di sektor penyerangan.
Nama Alvarez kini muncul sebagai target utama untuk memperkuat daya gedor tim musim depan.
Arsenal bahkan disebut telah mengintensifkan pendekatan mereka demi mengamankan jasa striker asal Argentina itu.
Mereka bergerak cepat untuk berada di posisi terdepan, mengungguli pesaing berat seperti Paris Saint-Germain, Barcelona, dan Chelsea.
Di sisi lain, Atletico Madrid tak akan melepas Alvarez dengan harga murah. Klub asal Spanyol itu memasang banderol sekitar €120 juta atau setara £104 juta.
Angka tersebut mencerminkan performa impresif sang pemain yang tengah berada di puncak kariernya—sekaligus menjadi tembok tinggi bagi klub peminat.
Kini, keputusan besar ada di tangan Arsenal: melepas dua pemain sekaligus demi satu nama yang diyakini bisa menjadi pembeda di lini depan. Bursa musim panas dipastikan bakal panas bagi The Gunners.(maq)











