Betis Terpeleset di Toumba, Kadang PAOK

Pemain Betis mengepung pemain PAOK dalam pertandingan Eropa. Foto: via MD

edisiana.com – Hari ketujuh dan penultimate fase grup Liga Europa menghadirkan malam yang kontras bagi wakil Spanyol. Real Betis harus menelan kekalahan 0-2 dari PAOK Thessaloniki yang sekaligus memutus rekor tak terkalahkan mereka di kompetisi ini.

Kekalahan di Stadion Toumba membuat tim Andalusia itu turun ke posisi kedelapan klasemen—batas terakhir yang memberikan tiket langsung ke babak 16 besar.

Situasinya jelas: nasib Betis kini sepenuhnya berada di tangan mereka sendiri. Kamis depan, kemenangan di La Cartuja melawan Feyenoord akan memastikan kelolosan tanpa harus bergantung pada hasil lain.

BACA JUGA:  Dibandrol £43 Juta, Tiga Klub Berebut Mesin Gol Lisbon

Namun, malam di Thessaloniki menjadi mimpi buruk bagi pasukan Manuel Pellegrini. Betis sejatinya mengendalikan permainan hingga menit ke-60, tampil rapi dan dominan. Tetapi segalanya berubah setelah sang pelatih asal Chile mulai melakukan rotasi pemain.

PAOK memanfaatkan momentum. Zivkovic membuka keunggulan tuan rumah di babak kedua usai rangkaian kesalahan lini belakang Betis.

BACA JUGA:  Sheffield Wednesday Bangkrut, Klub Siap Dijual di Tengah Krisis Keuangan

Situasi semakin rumit ketika Lo Celso—yang baru masuk sebagai pemain pengganti—harus ditarik keluar akibat cedera pada sentuhan pertamanya.

Sebagai penutup malam kelam, debutan Morante melakukan pelanggaran yang berujung penalti.

Meski pelanggaran itu tak berbahaya, keputusan wasit menjadi pukulan terakhir yang mengukuhkan penampilan buruk Betis dan memastikan kekalahan 0-2.

Kini, semua mata tertuju ke La Cartuja. Betis tak punya ruang untuk kesalahan jika ingin tetap bermimpi di Liga Europa.(maq)